Jerman Tundukkan Amerika Serikat 2-1, Kai Havertz dan Leroy Sané Jadi Penentu Kemenangan

SulawesiPos.com – Tim nasional Jerman menutup rangkaian persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Amerika Serikat 2-1 dalam laga persahabatan internasional di Soldier Field, Chicago, Sabtu (6/6/2026).

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dan mempertemukan dua tim yang sama-sama memanfaatkan laga ini sebagai ujian terakhir sebelum tampil di putaran final Piala Dunia 2026.

Jerman tampil efektif dalam memanfaatkan peluang, sementara Amerika Serikat memberikan perlawanan sengit di hadapan pendukungnya sendiri.

Die Mannschaft langsung mengejutkan tuan rumah saat laga baru berjalan satu menit.

Berawal dari skema tendangan bebas Joshua Kimmich, Kai Havertz berhasil menyambut bola dan menggetarkan gawang Amerika Serikat untuk membawa Jerman unggul cepat 1-0.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka.

Amerika Serikat meningkatkan intensitas serangan melalui Christian Pulisic dan Folarin Balogun yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan Jerman.

Usaha tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36.

Bek kiri Antonee Robinson mencetak gol spektakuler melalui tendangan voli keras dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola liar hasil situasi sepak pojok.

BACA JUGA:  Debut Sensasional di Usia 18 Tahun, Lennart Karl Resmi Perkuat Timnas Jerman Senior

Skor 1-1 bertahan hingga jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua, Jerman kembali menunjukkan kualitas permainan kolektif mereka.

Pada menit ke-56, kombinasi apik antara Kai Havertz dan Leroy Sané berhasil membongkar pertahanan Amerika Serikat.

Sané kemudian menuntaskan peluang dengan penyelesaian tenang yang membawa Jerman kembali unggul 2-1.

Setelah gol tersebut, kedua tim saling melancarkan serangan.

Amerika Serikat mencoba menyamakan kedudukan melalui sejumlah peluang dari Christian Pulisic dan Weston McKennie, namun pertahanan Jerman yang dikomandoi Jonathan Tah dan Nico Schlotterbeck mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Secara statistik, pertandingan berlangsung sangat seimbang.

Amerika Serikat unggul tipis dalam penguasaan bola dengan 51 persen berbanding 49 persen milik Jerman.

Tuan rumah juga memperoleh 10 tendangan sudut, sementara Jerman hanya dua.

Namun efektivitas menjadi pembeda utama karena Jerman mampu mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan.

Bagi pelatih Julian Nagelsmann, kemenangan ini menjadi bekal penting menjelang dimulainya Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:  Kursi Kosong Iran Bisa Diisi Eropa? Skema Baru FIFA Picu Kontroversi

Sementara itu, Mauricio Pochettino mendapatkan gambaran yang jelas mengenai aspek yang masih perlu dibenahi sebelum Amerika Serikat memulai perjuangan mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Dengan performa yang ditunjukkan di Chicago, Jerman kembali mengirimkan sinyal bahwa mereka siap menjadi salah satu kandidat kuat dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026.

SulawesiPos.com – Tim nasional Jerman menutup rangkaian persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Amerika Serikat 2-1 dalam laga persahabatan internasional di Soldier Field, Chicago, Sabtu (6/6/2026).

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dan mempertemukan dua tim yang sama-sama memanfaatkan laga ini sebagai ujian terakhir sebelum tampil di putaran final Piala Dunia 2026.

Jerman tampil efektif dalam memanfaatkan peluang, sementara Amerika Serikat memberikan perlawanan sengit di hadapan pendukungnya sendiri.

Die Mannschaft langsung mengejutkan tuan rumah saat laga baru berjalan satu menit.

Berawal dari skema tendangan bebas Joshua Kimmich, Kai Havertz berhasil menyambut bola dan menggetarkan gawang Amerika Serikat untuk membawa Jerman unggul cepat 1-0.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka.

Amerika Serikat meningkatkan intensitas serangan melalui Christian Pulisic dan Folarin Balogun yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan Jerman.

Usaha tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36.

Bek kiri Antonee Robinson mencetak gol spektakuler melalui tendangan voli keras dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola liar hasil situasi sepak pojok.

BACA JUGA:  Jepang Manfaatkan Aturan Baru FIFA, Islandia Langsung Kebobolan karena Terlambat Ganti Pemain

Skor 1-1 bertahan hingga jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua, Jerman kembali menunjukkan kualitas permainan kolektif mereka.

Pada menit ke-56, kombinasi apik antara Kai Havertz dan Leroy Sané berhasil membongkar pertahanan Amerika Serikat.

Sané kemudian menuntaskan peluang dengan penyelesaian tenang yang membawa Jerman kembali unggul 2-1.

Setelah gol tersebut, kedua tim saling melancarkan serangan.

Amerika Serikat mencoba menyamakan kedudukan melalui sejumlah peluang dari Christian Pulisic dan Weston McKennie, namun pertahanan Jerman yang dikomandoi Jonathan Tah dan Nico Schlotterbeck mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Secara statistik, pertandingan berlangsung sangat seimbang.

Amerika Serikat unggul tipis dalam penguasaan bola dengan 51 persen berbanding 49 persen milik Jerman.

Tuan rumah juga memperoleh 10 tendangan sudut, sementara Jerman hanya dua.

Namun efektivitas menjadi pembeda utama karena Jerman mampu mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan.

Bagi pelatih Julian Nagelsmann, kemenangan ini menjadi bekal penting menjelang dimulainya Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:  Debut Sensasional di Usia 18 Tahun, Lennart Karl Resmi Perkuat Timnas Jerman Senior

Sementara itu, Mauricio Pochettino mendapatkan gambaran yang jelas mengenai aspek yang masih perlu dibenahi sebelum Amerika Serikat memulai perjuangan mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Dengan performa yang ditunjukkan di Chicago, Jerman kembali mengirimkan sinyal bahwa mereka siap menjadi salah satu kandidat kuat dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru