SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026) siang. Dalam agenda tersebut, Prabowo juga akan melantik Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya membenarkan rencana reshuffle tersebut. Ia menyebut sejumlah pejabat baru akan dilantik Presiden Prabowo pada 14.00 WIB siang ini.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya juga mengonfirmasi rencana pelantikan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru.
Pelantikan dilakukan setelah DPR mengesahkan pengusulan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut sebagai calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
“Rencana demikian calon Kapolri yang baru akan dilantik oleh Bapak Presiden siang hari ini nanti,” ujar Prasetyo.
Pergantian tersebut mengakhiri masa kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Listyo Sigit telah memimpin Polri sejak 27 Januari 2021.
Selama menjabat, Listyo Sigit memimpin institusi Polri selama sekitar lima tahun delapan bulan.
Pergantian tersebut membuat estafet kepemimpinan tertinggi di tubuh Polri beralih kepada Suyudi Ario Seto.
Listyo Sigit Disebut Masuk Kabinet Prabowo
Setelah tidak lagi menjabat Kapolri, nama Listyo Sigit juga muncul dalam isu reshuffle Kabinet Merah Putih.
Sejumlah nama disebut-sebut akan mengisi posisi baru dalam perombakan kabinet.
Namun, daftar tersebut masih berupa isu dan belum menjadi susunan resmi.
Berikut daftar nama yang disebut dalam isu reshuffle:
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut akan masuk sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
- Sugiono disebut akan menempati posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
- M Sarmuji disebut masuk sebagai Menteri Perindustrian.
- Komjen Dedy Prasetyo disebut akan menempati posisi Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional.
- Karyoto disebut masuk sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
- Bahlil Lahadalia disebut akan menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi sekaligus menjalankan tugas sementara sebagai Menteri ESDM.
Sejumlah Posisi Kabinet Masih Kosong
Perombakan kabinet juga berlangsung di tengah sejumlah posisi wakil menteri yang masih kosong akibat adanya perpindahan pejabat.
Beberapa di antaranya:
- Wakil Menteri Keuangan kosong setelah Suahasil Nazara dilantik menjadi Menteri Keuangan.
- Wakil Menteri Pertanian kosong setelah Sudaryono diangkat menjadi Kepala Badan Gizi Nasional.
- Wakil Menteri Pertahanan masih dirangkap Marsekal Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Indonesia.
- Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ditinggalkan Silmy Karim setelah menjadi tersangka kasus korupsi izin tinggal warga negara asing.
Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit
Sebelum rencana pelantikan, Komisi III DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon tunggal Kapolri Komjen Pol. Suyudi Ario Seto pada Kamis (1/10/2026).
Presiden Prabowo mengusulkan Kepala BNN tersebut sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari estafet kepemimpinan di tubuh Polri setelah Listyo Sigit menjabat sejak Januari 2021.
Wacana pergantian kepemimpinan Polri sebelumnya sempat mencuat sejak akhir Agustus 2025, menyusul demonstrasi besar yang memicu tuntutan reformasi kelembagaan dari kelompok masyarakat sipil.
Meski dinamika tersebut sempat menguat pada September 2025, mekanisme resmi pengusulan calon Kapolri melalui Surat Presiden (Surpres) dan proses fit and proper test baru terealisasi pada Oktober 2026.
Sesuai ketentuan, DPR memiliki waktu maksimal 20 hari untuk memberikan persetujuan atau penolakan terhadap calon Kapolri yang diajukan Presiden.
Dengan disetujuinya Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri, proses pergantian kepemimpinan Polri kemudian memasuki tahap pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto.


