Guruh Soekarnoputra Kritis dan Sempat Tak Sadarkan Diri di RS

SulawesiPos.com – Kondisi darurat medis tengah dialami oleh seniman besar sekaligus putra proklamator RI, Guruh Soekarnoputra, pada Jumat (25/9/2026). Beliau dilaporkan dalam keadaan kritis dan sedang menjalani perawatan dengan pengawasan tingkat tinggi di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.

Informasi mengenai krisis kesehatan ini mulai mencuat luas setelah pihak keluarga memberikan konfirmasi resmi kepada rekan media.

Didi Mahardika, selaku perwakilan dari keluarga besar, membenarkan bahwa pamannya mengalami penurunan kondisi tubuh yang sangat drastis.

Penurunan fungsi kesehatan pria yang lahir pada 13 Januari 1953 ini dikabarkan sudah berlangsung secara bertahap sejak setahun terakhir.

Puncaknya, ia harus segera dilarikan ke fasilitas medis tingkat lanjut demi mendapatkan pertolongan pertama dari dokter spesialis.

Sebelum terbaring di RS Siloam Semanggi, pasien diketahui sempat dirawat inap di RS Medistra Jakarta selama kurang lebih sebulan.

Meski sempat memperlihatkan grafik kesehatan yang positif, keadaannya mendadak kembali memburuk secara signifikan tanpa diduga.

BACA JUGA:  Relawan PMI Sebarkan Info RS Lapangan untuk Korban Gempa di Reok

Dalam proses penanganan intensif yang dilakukan oleh tim medis, Guruh Soekarnoputra dilaporkan sempat kehilangan kesadarannya di ruang perawatan.

Kejadian kritis ini memaksa pihak rumah sakit untuk meningkatkan protokol observasi demi menjaga stabilitas fungsi organ vital sang pasien.

Rentetan kabar kurang menyenangkan ini dengan cepat menyebar luas dan memancing reaksi simpati dari para kolega di dunia hiburan.

Dukungan moril terus berdatangan untuk menyemangati tim medis maupun pihak keluarga yang sedang mendampingi di rumah sakit.

Pihak keluarga saat ini sepenuhnya menyerahkan kepercayaan kepada prosedur medis yang sedang berjalan, sembari mengharapkan dukungan moral publik. Pernyataan resmi keluarga menegaskan hal tersebut.

“Saat ini kondisinya masih dalam penanganan dan pengawasan intensif dari tim dokter; mohon doanya dari teman-teman dan masyarakat agar beliau bisa segera pulih kembali.” (estu)

SulawesiPos.com – Kondisi darurat medis tengah dialami oleh seniman besar sekaligus putra proklamator RI, Guruh Soekarnoputra, pada Jumat (25/9/2026). Beliau dilaporkan dalam keadaan kritis dan sedang menjalani perawatan dengan pengawasan tingkat tinggi di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.

Informasi mengenai krisis kesehatan ini mulai mencuat luas setelah pihak keluarga memberikan konfirmasi resmi kepada rekan media.

Didi Mahardika, selaku perwakilan dari keluarga besar, membenarkan bahwa pamannya mengalami penurunan kondisi tubuh yang sangat drastis.

Penurunan fungsi kesehatan pria yang lahir pada 13 Januari 1953 ini dikabarkan sudah berlangsung secara bertahap sejak setahun terakhir.

Puncaknya, ia harus segera dilarikan ke fasilitas medis tingkat lanjut demi mendapatkan pertolongan pertama dari dokter spesialis.

Sebelum terbaring di RS Siloam Semanggi, pasien diketahui sempat dirawat inap di RS Medistra Jakarta selama kurang lebih sebulan.

Meski sempat memperlihatkan grafik kesehatan yang positif, keadaannya mendadak kembali memburuk secara signifikan tanpa diduga.

BACA JUGA:  74 Peserta Tender, Pembangunan RS Regional Luwu Target Mulai Tahun Ini

Dalam proses penanganan intensif yang dilakukan oleh tim medis, Guruh Soekarnoputra dilaporkan sempat kehilangan kesadarannya di ruang perawatan.

Kejadian kritis ini memaksa pihak rumah sakit untuk meningkatkan protokol observasi demi menjaga stabilitas fungsi organ vital sang pasien.

Rentetan kabar kurang menyenangkan ini dengan cepat menyebar luas dan memancing reaksi simpati dari para kolega di dunia hiburan.

Dukungan moril terus berdatangan untuk menyemangati tim medis maupun pihak keluarga yang sedang mendampingi di rumah sakit.

Pihak keluarga saat ini sepenuhnya menyerahkan kepercayaan kepada prosedur medis yang sedang berjalan, sembari mengharapkan dukungan moral publik. Pernyataan resmi keluarga menegaskan hal tersebut.

“Saat ini kondisinya masih dalam penanganan dan pengawasan intensif dari tim dokter; mohon doanya dari teman-teman dan masyarakat agar beliau bisa segera pulih kembali.” (estu)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru