Masuki Hari Keempat Pencarian 5 Jurnalis Hilang, 11 Kapal Dikerahkan

SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan mengerahkan 11 kapal untuk mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pencarian memasuki hari keempat pada Jumat (11/9/2026) dan kini diperluas hingga mencakup enam sektor.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan 11 kapal yang dikerahkan terdiri atas unsur TNI, Polri, Basarnas, serta potensi SAR lainnya.

Operasi tersebut melibatkan lebih dari 300 personel yang bertugas di lapangan maupun mendukung pencarian dari posko gabungan.

“Sebanyak 11 kapal dikerahkan dalam operasi ini. Selain itu, lebih dari 300 personel terlibat, baik yang berada di lapangan maupun yang mendukung pelaksanaan operasi dari posko gabungan,” jelas Hengki, Jumat (11/9/2026).

Perluasan wilayah pencarian dilakukan secara bertahap sejak hari pertama. Pada awal operasi, pencarian dibagi menjadi tiga sektor, kemudian diperluas menjadi lima sektor pada hari kedua dan kembali ditambah menjadi enam sektor pada hari ketiga.

BACA JUGA:  Lansia Dilaporkan Hilang di Hutan Selayar, Pencarian Diperluas Hingga 5 Kilometer

“Bapak Kabasarnas menyampaikan bahwa operasi SAR dikembangkan menjadi enam sektor. Pada hari pertama pencarian dilaksanakan di tiga sektor, kemudian hari kedua dikembangkan menjadi lima sektor dan pada hari ketiga kembali diperluas menjadi enam sektor,” jelas Hengki.

Hingga Kamis (10/9/2026), tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan sembilan orang yang hilang.

Petugas hanya menemukan sebuah life jacket dan pelampung botol di sekitar wilayah Anyer.

Namun, pelampung yang ditemukan tersebut telah dipastikan bukan milik Arupadhatu 1, kapal yang membawa para jurnalis dan kru tersebut.

Dengan memasuki hari keempat, operasi pencarian terus diperluas melalui enam sektor dengan dukungan 11 kapal dan lebih dari 300 personel dari berbagai unsur SAR.

SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan mengerahkan 11 kapal untuk mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pencarian memasuki hari keempat pada Jumat (11/9/2026) dan kini diperluas hingga mencakup enam sektor.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan 11 kapal yang dikerahkan terdiri atas unsur TNI, Polri, Basarnas, serta potensi SAR lainnya.

Operasi tersebut melibatkan lebih dari 300 personel yang bertugas di lapangan maupun mendukung pencarian dari posko gabungan.

“Sebanyak 11 kapal dikerahkan dalam operasi ini. Selain itu, lebih dari 300 personel terlibat, baik yang berada di lapangan maupun yang mendukung pelaksanaan operasi dari posko gabungan,” jelas Hengki, Jumat (11/9/2026).

Perluasan wilayah pencarian dilakukan secara bertahap sejak hari pertama. Pada awal operasi, pencarian dibagi menjadi tiga sektor, kemudian diperluas menjadi lima sektor pada hari kedua dan kembali ditambah menjadi enam sektor pada hari ketiga.

BACA JUGA:  Pasutri di Gowa Terseret Arus Sungai Saat Menjala Ikan, Istri Masih Dalam Pencarian

“Bapak Kabasarnas menyampaikan bahwa operasi SAR dikembangkan menjadi enam sektor. Pada hari pertama pencarian dilaksanakan di tiga sektor, kemudian hari kedua dikembangkan menjadi lima sektor dan pada hari ketiga kembali diperluas menjadi enam sektor,” jelas Hengki.

Hingga Kamis (10/9/2026), tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan sembilan orang yang hilang.

Petugas hanya menemukan sebuah life jacket dan pelampung botol di sekitar wilayah Anyer.

Namun, pelampung yang ditemukan tersebut telah dipastikan bukan milik Arupadhatu 1, kapal yang membawa para jurnalis dan kru tersebut.

Dengan memasuki hari keempat, operasi pencarian terus diperluas melalui enam sektor dengan dukungan 11 kapal dan lebih dari 300 personel dari berbagai unsur SAR.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru