PM-AAS Kementan Klaim Panen Padi Tembus 13 Ton per Hektare, Ini Kuncinya

Bahkan, di sejumlah lokasi, hasil panen telah mencapai 11 hingga 13 ton gabah per hektare.

Dorong Swasembada dan Kesejahteraan Petani

Peningkatan produktivitas dari lahan yang sama dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Selain menjaga pasokan pangan, peningkatan hasil panen juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani melalui peningkatan produksi.

Pendekatan PM-AAS menjadi salah satu upaya Kementan untuk menjawab tantangan produksi pangan di tengah semakin terbatasnya lahan pertanian.

Dengan produktivitas yang diklaim dapat meningkat hampir dua kali lipat, metode tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan sekaligus mengurangi tekanan terhadap kebutuhan ekspansi lahan pertanian.

BACA JUGA:  Tipu Konsumen hingga Rp2 Triliun per Bulan, Mentan Amran: Jangan Fokus pada Angkanya, Fokus pada Kejahatannya

Bahkan, di sejumlah lokasi, hasil panen telah mencapai 11 hingga 13 ton gabah per hektare.

Dorong Swasembada dan Kesejahteraan Petani

Peningkatan produktivitas dari lahan yang sama dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Selain menjaga pasokan pangan, peningkatan hasil panen juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani melalui peningkatan produksi.

Pendekatan PM-AAS menjadi salah satu upaya Kementan untuk menjawab tantangan produksi pangan di tengah semakin terbatasnya lahan pertanian.

Dengan produktivitas yang diklaim dapat meningkat hampir dua kali lipat, metode tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan sekaligus mengurangi tekanan terhadap kebutuhan ekspansi lahan pertanian.

BACA JUGA:  AMRAN SULAIMAN: Menteri yang Bisa Jadi "Jubir" Kebijakan Presiden

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru