Mercedes-AMG Motorsport Kembali ke FIA GT World Cup Macau dengan Tiga GT3

SulawesiPos.com – Mercedes-AMG Motorsport menyatakan akan kembali mengikuti FIA GT World Cup di Macau pada 19 hingga 22 November 2026 setelah absen selama satu tahun, dengan tiga Mercedes-AMG GT3 yang dijalankan Craft-Bamboo Racing dan Tigani Motorsport. Dalam pengumuman Mercedes-AMG Motorsport pada 19 Agustus 2026, line-up tersebut terdiri dari Mercedes-AMG Performance Drivers Lucas Auer dan Maro Engel serta pembalap asal Hong Kong Adderly Fong.

Kembalinya Mercedes-AMG Motorsport ke Macau menjadi bagian dari keikutsertaan pada salah satu balapan paling bergengsi dalam kompetisi GT internasional yang berlangsung di Guia Circuit.

Mercedes-AMG Motorsport mencatat sembilan kemenangan dari 18 balapan GT3 di Macau serta lima gelar manufaktur, sehingga menjadi manufaktur tersukses di ajang tersebut.

Ketiga pembalap akan menghadapi Guia Circuit sepanjang 6,120 kilometer yang memiliki 22 tikungan dengan kombinasi tikungan berkecepatan tinggi dan rendah serta sejumlah bagian teknis.

Tiga Pembalap Hadapi Tantangan Guia Circuit

Lucas Auer akan membela Tigani Motorsport dan menghadapi tantangan balapan GT3 di Guia Circuit untuk pertama kalinya setelah sebelumnya berlaga di Formula 3 Macau pada 2012 hingga 2014.

Dalam penampilan terakhirnya di Formula 3 Macau pada 2014, Auer finis di posisi kedua, sedangkan pada 2026 ia akan menjalani penampilan GT3 pertamanya di sirkuit tersebut.

Maro Engel akan kembali bersama Craft-Bamboo Racing dengan pengalaman panjang di Macau setelah mencatat 10 penampilan dan empat kemenangan dalam ajang GT3 di sirkuit tersebut.

BACA JUGA:  Toyota Luncurkan New Hilux, Diesel 2.8 Bertenaga 204 PS dengan Toyota Safety Sense 3.0

Engel meraih kemenangan Macau GT Cup pada 2014 dan 2022, kemudian memenangkan FIA GT World Cup pada 2015 dan 2024.

Pembalap asal Jerman tersebut juga mencatat tiga podium tambahan di Macau, yakni posisi kedua pada 2018 serta dua posisi ketiga pada 2016 dan 2017.

Dengan catatan tersebut, Engel bersama Edoardo Mortara menjadi pemegang rekor bersama untuk jumlah kemenangan balapan GT di Macau, sementara penampilannya pada 2026 akan menjadi yang ke-11.

Adderly Fong juga akan membela Craft-Bamboo Racing dengan membawa pengalaman di Guia Circuit setelah pertama kali mengikuti Formula 3 Macau pada 2010.

Fong menjalani debut GT3 di Macau pada 2014 dan terakhir tampil pada 2025 menggunakan Audi R8 LMS GT3 dengan hasil finis di posisi ke-13.

Mercedes-AMG Punya Rekor Kuat di Macau

Mercedes-AMG Motorsport telah meraih sembilan kemenangan di Macau pada 2014, 2015, 2017, 2019, 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024 berdasarkan catatan yang dirilis perusahaan.

Dari sembilan kemenangan tersebut, dua diraih menggunakan Mercedes-Benz SLS AMG GT3 pada 2014 dan 2015, sedangkan tujuh kemenangan lainnya diraih dengan Mercedes-AMG GT3 sejak 2017 hingga 2024.

BACA JUGA:  DS Automobiles Tembus 2.005 Poin Formula E setelah Barnard Finis Kelima di London

Mercedes-AMG juga mencatat lima gelar manufaktur di Macau yang diraih pada 2015, 2017, 2019, 2023, dan 2024.

Mercedes-AMG GT3 juga memegang rekor lap GT3 di Guia Circuit dengan catatan waktu 2 menit 14,542 detik yang dibuat Raffaele Marciello pada 2023.

Stefan Wendl, Head of Customer Racing Mercedes-AMG Motorsport, mengatakan timnya senang dapat kembali mengikuti FIA GT World Cup di Macau dengan line-up bersama Craft-Bamboo Racing dan Tigani Motorsport.

“We are delighted to be back on the grid for the prestigious FIA GT World Cup in Macau with a very strong line-up. My thanks go to our Customer Racing Teams Craft-Bamboo Racing and Tigani Motorsport for running our entries. Macau is both a highlight and a challenge. Torque sensors have been mandatory in the FIA GT World Cup since last year. As we do not yet have any experience with them on the Guia Circuit, we are placing particular emphasis on preparation and simulation work. Mercedes-AMG Motorsport has a successful history in Macau, and of course we want to build on that,” kata Stefan Wendl.

Maro Engel Bidik Kesuksesan Berikutnya

Maro Engel menyambut kembalinya Mercedes-AMG Motorsport ke Macau setelah satu tahun tidak mengikuti ajang tersebut dan menyebut Guia Circuit sebagai tantangan yang menuntut presisi tinggi dari setiap pembalap.

BACA JUGA:  Ertiga Hybrid Cruise Jadi Pilihan MPV Hybrid Suzuki di GIIAS 2026

“I’m really looking forward to returning to this fantastic event in Macau after a year away. I’ve enjoyed some great successes there in the past together with Mercedes-AMG Motorsport. The circuit demands everything from you as a driver and you have to be incredibly precise – that’s the kind of challenge I love, because it’s a place where you can really make the difference as a driver,” kata Engel.

Menurut Engel, sesi kualifikasi akan menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir karena setiap pembalap akan berusaha maksimal dan posisi start memiliki peran penting di Macau.

Sementara itu, Lucas Auer menyambut kesempatan menjalani penampilan pertamanya di ajang GT3 pada Guia Circuit dan akan memanfaatkan waktu sebelum November untuk melakukan persiapan.

“I’m absolutely delighted to be returning to Macau. It is simply an incredible event and something very special for every driver. That makes me even more excited about my first GT3 outing on the Guia Circuit in November. I’ll be making intensive use of the time between now and then to prepare as best as possible, with simulator sessions as well as extensive video and data analysis,” kata Lucas Auer.

SulawesiPos.com – Mercedes-AMG Motorsport menyatakan akan kembali mengikuti FIA GT World Cup di Macau pada 19 hingga 22 November 2026 setelah absen selama satu tahun, dengan tiga Mercedes-AMG GT3 yang dijalankan Craft-Bamboo Racing dan Tigani Motorsport. Dalam pengumuman Mercedes-AMG Motorsport pada 19 Agustus 2026, line-up tersebut terdiri dari Mercedes-AMG Performance Drivers Lucas Auer dan Maro Engel serta pembalap asal Hong Kong Adderly Fong.

Kembalinya Mercedes-AMG Motorsport ke Macau menjadi bagian dari keikutsertaan pada salah satu balapan paling bergengsi dalam kompetisi GT internasional yang berlangsung di Guia Circuit.

Mercedes-AMG Motorsport mencatat sembilan kemenangan dari 18 balapan GT3 di Macau serta lima gelar manufaktur, sehingga menjadi manufaktur tersukses di ajang tersebut.

Ketiga pembalap akan menghadapi Guia Circuit sepanjang 6,120 kilometer yang memiliki 22 tikungan dengan kombinasi tikungan berkecepatan tinggi dan rendah serta sejumlah bagian teknis.

Tiga Pembalap Hadapi Tantangan Guia Circuit

Lucas Auer akan membela Tigani Motorsport dan menghadapi tantangan balapan GT3 di Guia Circuit untuk pertama kalinya setelah sebelumnya berlaga di Formula 3 Macau pada 2012 hingga 2014.

Dalam penampilan terakhirnya di Formula 3 Macau pada 2014, Auer finis di posisi kedua, sedangkan pada 2026 ia akan menjalani penampilan GT3 pertamanya di sirkuit tersebut.

Maro Engel akan kembali bersama Craft-Bamboo Racing dengan pengalaman panjang di Macau setelah mencatat 10 penampilan dan empat kemenangan dalam ajang GT3 di sirkuit tersebut.

BACA JUGA:  Ertiga Hybrid Cruise Jadi Pilihan MPV Hybrid Suzuki di GIIAS 2026

Engel meraih kemenangan Macau GT Cup pada 2014 dan 2022, kemudian memenangkan FIA GT World Cup pada 2015 dan 2024.

Pembalap asal Jerman tersebut juga mencatat tiga podium tambahan di Macau, yakni posisi kedua pada 2018 serta dua posisi ketiga pada 2016 dan 2017.

Dengan catatan tersebut, Engel bersama Edoardo Mortara menjadi pemegang rekor bersama untuk jumlah kemenangan balapan GT di Macau, sementara penampilannya pada 2026 akan menjadi yang ke-11.

Adderly Fong juga akan membela Craft-Bamboo Racing dengan membawa pengalaman di Guia Circuit setelah pertama kali mengikuti Formula 3 Macau pada 2010.

Fong menjalani debut GT3 di Macau pada 2014 dan terakhir tampil pada 2025 menggunakan Audi R8 LMS GT3 dengan hasil finis di posisi ke-13.

Mercedes-AMG Punya Rekor Kuat di Macau

Mercedes-AMG Motorsport telah meraih sembilan kemenangan di Macau pada 2014, 2015, 2017, 2019, 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024 berdasarkan catatan yang dirilis perusahaan.

Dari sembilan kemenangan tersebut, dua diraih menggunakan Mercedes-Benz SLS AMG GT3 pada 2014 dan 2015, sedangkan tujuh kemenangan lainnya diraih dengan Mercedes-AMG GT3 sejak 2017 hingga 2024.

BACA JUGA:  Thomas Preining Raih Kemenangan Kedua Musim Ini pada DTM Oschersleben 2026

Mercedes-AMG juga mencatat lima gelar manufaktur di Macau yang diraih pada 2015, 2017, 2019, 2023, dan 2024.

Mercedes-AMG GT3 juga memegang rekor lap GT3 di Guia Circuit dengan catatan waktu 2 menit 14,542 detik yang dibuat Raffaele Marciello pada 2023.

Stefan Wendl, Head of Customer Racing Mercedes-AMG Motorsport, mengatakan timnya senang dapat kembali mengikuti FIA GT World Cup di Macau dengan line-up bersama Craft-Bamboo Racing dan Tigani Motorsport.

“We are delighted to be back on the grid for the prestigious FIA GT World Cup in Macau with a very strong line-up. My thanks go to our Customer Racing Teams Craft-Bamboo Racing and Tigani Motorsport for running our entries. Macau is both a highlight and a challenge. Torque sensors have been mandatory in the FIA GT World Cup since last year. As we do not yet have any experience with them on the Guia Circuit, we are placing particular emphasis on preparation and simulation work. Mercedes-AMG Motorsport has a successful history in Macau, and of course we want to build on that,” kata Stefan Wendl.

Maro Engel Bidik Kesuksesan Berikutnya

Maro Engel menyambut kembalinya Mercedes-AMG Motorsport ke Macau setelah satu tahun tidak mengikuti ajang tersebut dan menyebut Guia Circuit sebagai tantangan yang menuntut presisi tinggi dari setiap pembalap.

BACA JUGA:  BMW Hadir di Monterey Car Week 2026, Pamerkan M Concept Neue Klasse hingga Vision BMW ALPINA

“I’m really looking forward to returning to this fantastic event in Macau after a year away. I’ve enjoyed some great successes there in the past together with Mercedes-AMG Motorsport. The circuit demands everything from you as a driver and you have to be incredibly precise – that’s the kind of challenge I love, because it’s a place where you can really make the difference as a driver,” kata Engel.

Menurut Engel, sesi kualifikasi akan menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir karena setiap pembalap akan berusaha maksimal dan posisi start memiliki peran penting di Macau.

Sementara itu, Lucas Auer menyambut kesempatan menjalani penampilan pertamanya di ajang GT3 pada Guia Circuit dan akan memanfaatkan waktu sebelum November untuk melakukan persiapan.

“I’m absolutely delighted to be returning to Macau. It is simply an incredible event and something very special for every driver. That makes me even more excited about my first GT3 outing on the Guia Circuit in November. I’ll be making intensive use of the time between now and then to prepare as best as possible, with simulator sessions as well as extensive video and data analysis,” kata Lucas Auer.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru