Adriano Mahasiswa Alor Ramaikan Karnaval Kementan, Serukan Pertanian Berdiri di Kaki Sendiri!

Ia mengatakan masyarakat Alor merasa bahagia ketika Mentan Amran datang langsung ke daerah tersebut beberapa waktu lalu.

Kehadiran pimpinan pemerintah pusat di kabupaten yang relatif kecil itu dinilainya menjadi bentuk perhatian yang berarti bagi masyarakat.

“Masyarakat Alor mereka bahagia, senang karena seorang Menteri Pertanian datang langsung ke sebuah kabupaten kecil,” kata Adriano.

Kini, cerita Alor itu kembali hadir di Jakarta. Jika sebelumnya Adriano membawa kisah daerahnya ke hadapan pemerintah, dalam Karnaval Kemerdekaan kali ini ia ikut membawa identitas Alor di tengah pesan besar tentang swasembada dan kemandirian pangan Indonesia.

Mentan Amran bersama para pimpinan Kementan dan Bulog mengenakan pakaian adat Alor, sementara Adriano hadir sebagai generasi muda asal daerah tersebut.

Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa pembangunan pertanian bukan hanya cerita dari pusat, tetapi juga bagian dari perjalanan masyarakat di berbagai daerah.

Di tengah kemeriahan karnaval, pesan tentang kemandirian pangan juga mendapat respons dari Narji, komedian yang kini ikut terjun sebagai praktisi pertanian.

BACA JUGA:  Produktivitas Padi Tembus 10,43 Ton/Ha, PM-AAS Buktikan Modernisasi Pertanian Tingkatkan Hasil Panen

Ia mengaku senang mendapat kesempatan berada di kendaraan pawai Kementan karena apa yang ditampilkan sangat dekat dengan dunia pertanian yang kini digelutinya.

“Saya senang banget karena sekarang saya juga jadi praktisi pertanian. Saya senang begitu diundang untuk mobil pawai Kementan. Ini gue banget nih,” ujar Narji.

Menurut Narji, kendaraan Kementan menunjukkan secara langsung kekayaan hasil pertanian dan peternakan Indonesia.

“Di sini kita lihat semua yang ada di sini hasil pertanian, hasil buah, peternakan ayam, kambing, semuanya top. Malam ini benar-benar kita merdeka,” katanya.

Sementara itu, penyanyi Fitri Carlina mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Karnaval Kemerdekaan bersama Kementan.

Menurutnya, kendaraan tersebut tidak hanya menampilkan hasil bumi, tetapi juga membawa pesan mengenai program pertanian dan capaian swasembada pangan.

“Bangga banget jadi bagian dari Kementan. Dan di sini tidak hanya menyajikan hasil bumi, tapi juga program Kementan,” ujar Fitri.

Fitri juga menyoroti capaian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan beras nasional yang kini semakin kuat hingga mampu melakukan ekspor.

BACA JUGA:  Produktivitas Kentang Kerinci Naik 8,76%, Kementan Dorong Perluasan Pasar dan Hilirisasi

Ia mengatakan masyarakat Alor merasa bahagia ketika Mentan Amran datang langsung ke daerah tersebut beberapa waktu lalu.

Kehadiran pimpinan pemerintah pusat di kabupaten yang relatif kecil itu dinilainya menjadi bentuk perhatian yang berarti bagi masyarakat.

“Masyarakat Alor mereka bahagia, senang karena seorang Menteri Pertanian datang langsung ke sebuah kabupaten kecil,” kata Adriano.

Kini, cerita Alor itu kembali hadir di Jakarta. Jika sebelumnya Adriano membawa kisah daerahnya ke hadapan pemerintah, dalam Karnaval Kemerdekaan kali ini ia ikut membawa identitas Alor di tengah pesan besar tentang swasembada dan kemandirian pangan Indonesia.

Mentan Amran bersama para pimpinan Kementan dan Bulog mengenakan pakaian adat Alor, sementara Adriano hadir sebagai generasi muda asal daerah tersebut.

Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa pembangunan pertanian bukan hanya cerita dari pusat, tetapi juga bagian dari perjalanan masyarakat di berbagai daerah.

Di tengah kemeriahan karnaval, pesan tentang kemandirian pangan juga mendapat respons dari Narji, komedian yang kini ikut terjun sebagai praktisi pertanian.

BACA JUGA:  Kementan Alokasikan Rp336 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Banjir di Sumatera

Ia mengaku senang mendapat kesempatan berada di kendaraan pawai Kementan karena apa yang ditampilkan sangat dekat dengan dunia pertanian yang kini digelutinya.

“Saya senang banget karena sekarang saya juga jadi praktisi pertanian. Saya senang begitu diundang untuk mobil pawai Kementan. Ini gue banget nih,” ujar Narji.

Menurut Narji, kendaraan Kementan menunjukkan secara langsung kekayaan hasil pertanian dan peternakan Indonesia.

“Di sini kita lihat semua yang ada di sini hasil pertanian, hasil buah, peternakan ayam, kambing, semuanya top. Malam ini benar-benar kita merdeka,” katanya.

Sementara itu, penyanyi Fitri Carlina mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Karnaval Kemerdekaan bersama Kementan.

Menurutnya, kendaraan tersebut tidak hanya menampilkan hasil bumi, tetapi juga membawa pesan mengenai program pertanian dan capaian swasembada pangan.

“Bangga banget jadi bagian dari Kementan. Dan di sini tidak hanya menyajikan hasil bumi, tapi juga program Kementan,” ujar Fitri.

Fitri juga menyoroti capaian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan beras nasional yang kini semakin kuat hingga mampu melakukan ekspor.

BACA JUGA:  Tanggapi Film Pesta Babi, Mentan Amran Tegaskan Pengembangan Pangan Papua untuk Kepentingan Rakyat

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru