Penyelenggara mengatakan pihaknya telah memberikan teguran dan meminta persoalan tersebut diselesaikan hingga tuntas.
“Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas.”
The Sounds Project juga menyatakan akan mengawal proses identifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam insiden tersebut.
“Kami melakukan pengawalan ketat agar pihak sponsor segera mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung pada insiden tersebut untuk dapat dipertanggungjawabkan secara penuh.”
Langkah tersebut dilakukan agar pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakan yang terjadi di area booth sponsor.
The Sounds Project Lakukan Evaluasi Internal
Selain menegur pihak sponsor dan meminta proses identifikasi dilakukan, penyelenggara juga menyatakan akan melakukan evaluasi internal.
Evaluasi tersebut ditujukan untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam penyelenggaraan festival berikutnya.
“Kami melakukan evaluasi internal untuk memastikan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi dalam penyelenggaraan acara selanjutnya.”
The Sounds Project menegaskan bahwa penghormatan terhadap agama dan keyakinan seluruh penonton menjadi salah satu nilai yang mereka pegang dalam menyelenggarakan acara.
“Rasa hormat terhadap agama dan keyakinan seluruh audiens adalah nilai yang kami pegang teguh sebagai penyelenggara, dan tidak ada toleransi untuk pelanggaran terhadap nilai tersebut.”
Polemik tersebut kini menjadi perhatian publik setelah video kejadian di booth Newport beredar luas di media sosial.
Sementara itu, permintaan tindakan hukum yang disampaikan Ustaz Das’ad Latif menjadi bagian dari respons terhadap kontroversi yang muncul.
Adapun terkait dugaan pelanggaran hukum, penilaiannya tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan fakta dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

