Selama mengikuti kegiatan akademik dan budaya, tim mendapat peluang untuk berpartisipasi dalam forum internasional tersebut.
Fadil berharap ProBRice dapat terus dikembangkan sebagai alternatif pangan fungsional berbasis bahan lokal.
Ia menilai pengembangan produk itu juga berpotensi membuka ruang pemanfaatan beras dan ikan gabus dalam rantai ekonomi daerah, termasuk bagi petani dan penyedia bahan baku.
Adapun tim mahasiswa yang terlibat dalam pengembangan ProBRice terdiri atas A. Muh. Nurfadil, Nur Rahma Yasin, Sulham Achmad, Irene Renata Simanjuntak, dan Dirga Amrul Muslimin.

