Ateng menjelaskan mayoritas tanaman padi dalam kelompok standing crop itu telah memasuki fase generatif sebesar 13,34 persen.
Fase ini diperkirakan memasuki masa panen pada Juli 2026 sehingga berpotensi menopang produksi padi dan beras nasional pada triwulan ketiga.
Kementan Soroti Mitigasi Kekeringan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai proyeksi kenaikan produksi beras ini menunjukkan program percepatan produksi yang dijalankan pemerintah mulai memberi hasil.
“Di tengah tantangan iklim, produksi pangan tidak boleh turun. Justru seluruh jajaran pertanian harus bergerak lebih cepat memastikan petani tetap berproduksi dengan optimal,” ujar Amran.
Menurut Amran, Kementerian Pertanian mengantisipasi potensi kekeringan melalui percepatan luas tambah tanam, optimasi lahan, pompanisasi, penyediaan alat dan mesin pertanian, serta pendampingan intensif di sentra produksi.
Langkah itu disebut diarahkan untuk menjaga ketersediaan air dan memastikan aktivitas budidaya tidak terganggu selama musim kemarau.

