SulawesiPos.com – Nissan/NISMO menghadapi balapan yang berlangsung sulit pada putaran keempat SUPER GT Series 2026 di Fuji Speedway, Jepang, Minggu (2/8), setelah perubahan cuaca yang drastis serta insiden pada awal lomba memengaruhi performa tiga mobil Nissan Z NISMO GT500 yang diturunkan.
Putaran keempat tersebut menjadi balapan pertama dalam tiga bulan sejak putaran kedua pada Mei 2026 setelah putaran ketiga di Sepang, Malaysia, ditunda, menurut Nissan/NISMO.
Ketiga mobil Nissan Z NISMO GT500 yang tampil adalah #23 MOTUL Niterra Z yang dikemudikan Katsumasa Chiyo dan Mitsunori Takaboshi, #12 TRS IMPUL with SDG Z yang dikendarai Kazuki Hiramine dan Bertrand Baguette, serta #24 Realize Corporation Z yang dikemudikan Teppei Natori dan Atsushi Miyake.
Balapan diawali dalam kondisi cuaca panas dan lembap sebelum hujan deras mengguyur lintasan sesaat menjelang formation lap, memaksa seluruh tim mengganti ban basah yang telah dipasang kembali ke ban slick ketika hujan berhenti dan lintasan mulai mengering.
Karena sebagian lintasan masih basah, balapan sepanjang 300 kilometer atau 66 putaran dimulai di belakang Safety Car sebelum akhirnya dilanjutkan pada putaran kelima.
Insiden pada Awal Balapan
Sesaat setelah balapan dimulai kembali, terjadi kontak antara mobil #12 Z dan #23 Z di lintasan utama yang membuat mobil #23 kehilangan kendali sebelum kembali bertabrakan dengan mobil lain hingga memicu kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan.
Insiden tersebut menyebabkan balapan dihentikan sementara dengan bendera merah, sementara mobil #23 mengalami kerusakan pada bagian kiri depan dan kanan belakang sehingga harus dibawa ke garasi untuk menjalani perbaikan, menurut Nissan/NISMO.
Balapan kembali dilanjutkan pada pukul 14.15 waktu setempat di belakang Safety Car setelah lintasan sepenuhnya mengering, sebelum kembali dimulai pada putaran ke-10.
Tak lama setelah restart, mobil #12 Z yang saat itu berada di posisi ketujuh dijatuhi penalti berhenti selama 90 detik akibat insiden dengan mobil lain saat Safety Car berlangsung serta penalti drive-through karena pelanggaran saat prosedur restart Safety Car, menurut Nissan/NISMO.
Setelah menjalani kedua penalti tersebut, mobil #12 turun ke posisi ke-12 dengan tertinggal satu putaran dari pemimpin lomba.
Hasil Balapan Nissan
Mobil #24 Z yang dikemudikan Atsushi Miyake berhasil memperbaiki posisi secara bertahap hingga menempati posisi keempat sebelum menjalani pit stop wajib pada akhir putaran ke-29, kemudian Teppei Natori melanjutkan balapan dan kembali ke lintasan di posisi ke-10.
Pada putaran ke-30, mobil #23 kembali ke lintasan setelah tim menyelesaikan proses perbaikan, namun kendaraan tersebut kembali masuk pit setelah mengalami getaran usai menyelesaikan 11 putaran tambahan sehingga tim memutuskan menghentikan balapan lebih awal.
Menjelang akhir lomba, Natori kehilangan kecepatan dan turun ke posisi ke-11 hingga garis finis, sementara mobil #12 tetap berada di posisi ke-12 meski Kazuki Hiramine mampu mencatatkan sejumlah putaran yang kompetitif pada fase akhir balapan.
Nissan/NISMO menyatakan putaran keempat yang berlangsung setelah jeda kompetisi selama tiga bulan menjadi balapan yang lebih berat dari perkiraan bagi jajaran Nissan Z NISMO GT500, dan tim kini mengalihkan fokus ke putaran berikutnya di Sirkuit Suzuka dengan harapan meraih hasil yang lebih baik.

