Arab Saudi Luncurkan Master Plan Raksasa 456 Km², Ibu Kota Baru Dunia Sedang Dibangun

Menurut Al-Sultan, penyelesaian master plan ini merupakan tonggak penting dalam sejarah pembangunan ibu kota karena mencerminkan komitmen pemerintah untuk mengantisipasi kebutuhan masa depan melalui perencanaan jangka panjang yang adaptif terhadap perubahan ekonomi dan demografi.

Tahap Awal Menuju Transformasi Riyadh sebagai Kota Global

Royal Commission for Riyadh City menegaskan bahwa penyelesaian master plan ini belum menandai dimulainya proyek konstruksi secara langsung, melainkan merupakan tahap awal penyusunan arah pembangunan kawasan.

Tahapan berikutnya akan berupa penyusunan rencana kawasan yang lebih rinci bersama berbagai kementerian dan lembaga terkait sebelum memasuki fase implementasi.

Seluruh perkembangan proyek akan diumumkan secara resmi melalui kanal komunikasi Royal Commission for Riyadh City dan instansi pemerintah yang berwenang.

Master plan tersebut menjadi bagian integral dari agenda besar Saudi Vision 2030, yakni strategi nasional yang bertujuan mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi, mengurangi ketergantungan pada minyak, memperkuat investasi global, serta membangun kota-kota yang berdaya saing tinggi.

BACA JUGA:  Spanyol Kalahkan Arab Saudi 4-0 di Piala Dunia 2026, Yamal Cetak Gol

Transformasi Riyadh sendiri menargetkan ibu kota Arab Saudi menjadi salah satu dari 10 kota dengan ekonomi terbesar di dunia, meningkatkan jumlah penduduk hingga puluhan juta jiwa dalam beberapa dekade mendatang, memperluas kawasan hijau melalui berbagai proyek penghijauan, serta menghadirkan sistem perkotaan yang mengintegrasikan teknologi, efisiensi energi, mobilitas modern, dan kualitas hidup sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan abad ke-21.

Menurut Al-Sultan, penyelesaian master plan ini merupakan tonggak penting dalam sejarah pembangunan ibu kota karena mencerminkan komitmen pemerintah untuk mengantisipasi kebutuhan masa depan melalui perencanaan jangka panjang yang adaptif terhadap perubahan ekonomi dan demografi.

Tahap Awal Menuju Transformasi Riyadh sebagai Kota Global

Royal Commission for Riyadh City menegaskan bahwa penyelesaian master plan ini belum menandai dimulainya proyek konstruksi secara langsung, melainkan merupakan tahap awal penyusunan arah pembangunan kawasan.

Tahapan berikutnya akan berupa penyusunan rencana kawasan yang lebih rinci bersama berbagai kementerian dan lembaga terkait sebelum memasuki fase implementasi.

Seluruh perkembangan proyek akan diumumkan secara resmi melalui kanal komunikasi Royal Commission for Riyadh City dan instansi pemerintah yang berwenang.

Master plan tersebut menjadi bagian integral dari agenda besar Saudi Vision 2030, yakni strategi nasional yang bertujuan mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi, mengurangi ketergantungan pada minyak, memperkuat investasi global, serta membangun kota-kota yang berdaya saing tinggi.

BACA JUGA:  Lamine Yamal Cetak Gol Perdana di Piala Dunia 2026, Samai Rekor Pelé

Transformasi Riyadh sendiri menargetkan ibu kota Arab Saudi menjadi salah satu dari 10 kota dengan ekonomi terbesar di dunia, meningkatkan jumlah penduduk hingga puluhan juta jiwa dalam beberapa dekade mendatang, memperluas kawasan hijau melalui berbagai proyek penghijauan, serta menghadirkan sistem perkotaan yang mengintegrasikan teknologi, efisiensi energi, mobilitas modern, dan kualitas hidup sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan abad ke-21.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru