SulawesiPos.com – Pesta Timuran Jaksel yang digelar di Jakarta Selatan pada Sabtu (4/7/2026) berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan pengunjung serta sejumlah tokoh publik dan figur kreatif asal Indonesia Timur. Selain Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, komunitas Titik Kumpul yang beranggotakan Mamat Alkatiri, Arie Kriting, Abdul Arsyad, dan Praz Teguh juga ikut memeriahkan festival tersebut.
Festival yang mengangkat budaya Indonesia Timur itu menjadi ruang pertemuan masyarakat melalui pertunjukan musik, seni, kuliner, dan berbagai aktivitas kreatif yang berlangsung hingga malam hari.
Sherly Tjoanda Berbaur Bersama Pengunjung
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda tampil kasual dan membaur tanpa sekat protokoler.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, ia terlihat ikut berjoget mengikuti irama musik khas Indonesia Timur bersama para pengunjung.
Kehadirannya mendapat sambutan hangat karena dinilai menunjukkan kedekatan dengan masyarakat sekaligus dukungan terhadap geliat industri kreatif Indonesia Timur.
Bahlil Hadir Bersama Keluarga
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia datang bersama sang istri, Sri Suparni, dan keluarganya.
Melalui unggahan akun @melangkahdaritimur.id, Bahlil mengapresiasi penyelenggaraan Pesta Timuran Jaksel sebagai wadah bagi generasi muda Indonesia Timur untuk menunjukkan bakat mereka.
“Ini tradisi yang bagus sebagai wadah pembuktian bahwa potensi bakat anak-anak Timur di dunia seni sangat luar biasa. Paten punya!” ujar Bahlil.
Turut hadir dalam rombongan tersebut Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai Golkar, Sari Yuliati.
Mamat Alkatiri hingga Praz Teguh Ikut Memeriahkan
Suasana festival juga semakin semarak dengan kehadiran para stand up yang tergabung dalam Titik Kumpul, yakni Mamat Alkatiri, Arie Kriting, Abdul Arsyad, dan Praz Teguh.
Kehadiran mereka menjadi perhatian pengunjung.
Sejumlah momen kebersamaan bersama para pengunjung hingga interaksi santai di area festival ramai dibagikan di media sosial.
Pesta Timuran Jaksel pun tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan masyarakat Indonesia Timur sekaligus menampilkan kekayaan budaya, musik, dan kreativitas yang berkembang di ibu kota.


