SulawesiPos.com – Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran.
Kali ini, Presiden Amerika Serikat itu disebut mengancam akan menghabisi Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, apabila tidak memenuhi tuntutan Washington.
Ancaman tersebut diungkapkan Trump secara pribadi kepada para asistennya, menurut laporan harian The Wall Street Journal pada Senin (9/3/2026).
Mengutip pejabat aktif dan mantan pejabat Amerika Serikat, laporan itu menyebut tuntutan Washington mencakup sejumlah hal, termasuk pembubaran program nuklir Iran.
Namun, pihak White House menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut.
Laporan itu muncul setelah Trump secara terbuka mengkritik penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.
Ia menyebut penunjukan tersebut sebagai sebuah kesalahan besar dan meragukan kepemimpinan Mojtaba akan bertahan lama.
Dalam wawancara dengan The New York Post, Trump juga menyatakan dirinya tidak puas dengan hasil pemilihan pemimpin baru Iran tersebut.
Presiden AS itu bahkan mengaku tak senang dengan keputusan yang menetapkan Mojtaba sebagai penerus kepemimpinan Iran.
Mojtaba Khamenei yang kini berusia 56 tahun ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.
Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam gelombang serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Hingga saat kematiannya, Ali Khamenei telah memimpin Iran selama sekitar 37 tahun sebagai otoritas tertinggi di negara tersebut.
Penunjukan Mojtaba sebagai penerus kepemimpinan Iran dinilai berpotensi memicu dinamika baru dalam hubungan yang telah lama tegang antara Washington dan Teheran.

