Media Inggris melaporkan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, disebut koma dan kehilangan kaki. Klaim ini diungkap Mirror dan The Sun berdasarkan sumber internal rumah sakit.
Kabar Mojtaba Khamenei luka parah akibat serangan AS–Israel menghebohkan publik. Keluarga Presiden Iran membantah, sementara media Barat dan Iran menyebut versi berbeda.
Donald Trump disebut mengancam akan menghabisi Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei jika tidak mematuhi tuntutan AS, termasuk pembubaran program nuklir Iran.
China menyatakan dukungan terhadap kedaulatan Iran setelah penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru menggantikan Ali Khamenei di tengah meningkatnya ketegangan dengan Israel dan Amerika Serikat.
Mojtaba Khamenei resmi dipilih sebagai pemimpin tertinggi Iran oleh Majelis Ahli setelah kematian Ali Khamenei. Pengamat menilai arah kepemimpinan Iran ke depan diperkirakan akan berubah.
Kelompok Houthi menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran menggantikan Ali Khamenei di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan Iran mampu menjalankan perang intensif hingga enam bulan. Militer Iran juga menargetkan lebih dari 200 lokasi yang terkait dengan pangkalan AS dan Israel di Timur Tengah.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan kesetiaan kepada Mojtaba Khamenei setelah ia resmi ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran menggantikan Ali Khamenei.
Mojtaba Khamenei resmi menjadi pemimpin tertinggi Iran menggantikan Ali Khamenei. Tak lama setelah itu, Iran meluncurkan rudal ke Israel sementara Israel Katz memperingatkan pemimpin Iran bisa menjadi target eliminasi.
Israel Katz memperingatkan bahwa pemimpin baru Iran yang melanjutkan kebijakan anti-Israel bisa menjadi target eliminasi. Ancaman ini muncul setelah Mojtaba Khamenei ditunjuk menggantikan Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran.