SulawesiPos.com – Luar biasa. Duet Uki-Kohen menyapu bersih dua gelar juara dalam dua turnamen domino berbeda dalam waktu sehari di Jakarta, Minggu (8/3/2026).
Pada Minggu siang, Uki-Kohen lebih dulu menjuarai Turnamen Domino IKATEK Jakarta Seri III yang berlangsung di Sekretariat IKATEK Unhas Kemang, Jakarta Selatan.
Pada Minggu malam, Uki-Kohen kembali berjaya dengan menjadi juara pada Liga Ramadan Gardu CC (Costums Coffee) Jakarta.
Duet Uki dan Kohen dikenal sebagai pasangan yang memiliki chemistry kuat di meja domino.
Kombinasi pembacaan permainan, keberanian mengambil keputusan, serta komunikasi yang solid membuat mereka kerap menjadi lawan yang sulit ditaklukkan.
- Uki, yang nama lengkapnya Dr Sukriansyah S Latief SH MH merupakan Ketua Gardu Royal Pegasus. Doktor Ilmu Hukum ini juga menjabat Ketua Harian IKA Unhas, dan juga merupakan Dirut SulawesiPos.com.
- Kohen, yang nama lengkapnya Dr Hendra Noor Saleh SE MSi DBA merupakan Ketua Gardu Costums Coffee. Doktor Ilmu Manajemen ini juga menjabat Ketua Umum IKA Fakultas Ekonomi Unhas dan kini sebagai Direktur PT Pico TBA, perusahaan yang berkantor pusat di Singapura.
Kepemimpinan mereka di komunitas domino juga tercermin dalam gaya permainan yang disiplin dan penuh perhitungan.
Keberhasilan meraih dua gelar dalam satu hari ini semakin mempertegas reputasi duet Uki-Kohen sebagai salah satu duet paling solid di komunitas domino Jakarta.
Banyak peserta menilai, permainan keduanya tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga menghibur karena penuh dinamika hingga kartu terakhir.
Juara Domino IKATEK
Turnamen Domino IKATEK Jakarta Seri III diikuti sejumlah pasangan dari kalangan alumni dan komunitas domino yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan kompetisi.
Dalam turnamen tersebut, pasangan Uki-Kohen tampil solid sejak babak awal hingga final.
Keduanya mampu menjaga ritme permainan dengan strategi yang rapi serta komunikasi yang terjaga di setia

Juara Liga Ramadan Gardu CC
Pada malam hari, Uki-Kohen kembali turun bertanding pada Liga Ramadan Gardu CC yang diikuti anggota komunitas domino.
Di ajang kedua ini, Uki dan Kohen kembali menunjukkan kelasnya dengan merebut posisi Juara I.
Keberhasilan menyapu dua gelar dalam satu hari ini menjadi sorotan para peserta.
Pasalnya, tidak mudah menjaga fokus dan konsistensi permainan domino dalam dua turnamen berbeda yang digelar pada hari yang sama.
Membalikkan Keadaan
Perjalanan mereka menuju gelar juara juga tidak sepenuhnya mulus.
Pada salah satu laga awal di Liga Ramadan Gardu CC, pasangan Uki-Kohen sempat mengalami kekalahan dari duet Kol Arif dan Agus.
Namun kekalahan tersebut justru menjadi titik balik.
Saat kembali bertemu di babak penentuan, Uki-Kohen tampil lebih tenang dan agresif.
Dengan strategi permainan yang lebih matang, mereka berhasil membalikkan keadaan dan memastikan posisi puncak klasemen.
Pertandingan penentuan itu berlangsung ketat dan disaksikan antusias oleh peserta lain yang hadir di lokasi.
Kol Arif dan Agus akhirnya harus puas menempati posisi Juara II setelah melalui duel yang berlangsung sengit.*

