Menkeu Sebut OTT KPK Jadi Shock Therapy bagi DJP dan Bea Cukai

Menurutnya, OTT tersebut justru membuka ruang pembenahan yang lebih menyeluruh di tubuh Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.

Ia mengaku tidak terpukul akan OOT tersebut, bahkan ini dapat menjadi pintu masuk untuk memperbaiki sistem dan pengawasan internal untuk kedua institusi.

“Kenapa terpukul? Karena itu justru merupakan titik masuk untuk memperbaiki pajak dan bea cukai sekaligus,” pungkas Purbaya.

Kasus OTT KPK

Sebelumnya, KPK menindak dugaan korupsi dengan melakukan OTT di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Jakarta dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin.

OTT di Jakarta terkait pada dugaan penyimpangan dalam kegiatan importasi yang melibatkan oknum pejabat Bea Cukai bersama pihak swasta. Sementara itu, OTT di Banjarmasin menyoroti kasus restitusi pajak.

BACA JUGA: 
Kejari Luwu Ungkap Peran 5 Tersangka Korupsi Program Irigasi, Ada Suami Eks Bupati Luwu Utara

Menurutnya, OTT tersebut justru membuka ruang pembenahan yang lebih menyeluruh di tubuh Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.

Ia mengaku tidak terpukul akan OOT tersebut, bahkan ini dapat menjadi pintu masuk untuk memperbaiki sistem dan pengawasan internal untuk kedua institusi.

“Kenapa terpukul? Karena itu justru merupakan titik masuk untuk memperbaiki pajak dan bea cukai sekaligus,” pungkas Purbaya.

Kasus OTT KPK

Sebelumnya, KPK menindak dugaan korupsi dengan melakukan OTT di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Jakarta dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin.

OTT di Jakarta terkait pada dugaan penyimpangan dalam kegiatan importasi yang melibatkan oknum pejabat Bea Cukai bersama pihak swasta. Sementara itu, OTT di Banjarmasin menyoroti kasus restitusi pajak.

BACA JUGA: 
OTT di Muara Enim, Anggota DPRD Terjerat Kasus Gratifikasi Proyek Irigasi Rp1,6 Miliar

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru