Memasuki awal 2026, otoritas kesehatan India juga melaporkan kasus baru di Bengal Barat dengan jumlah terbatas namun direspons cepat untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Gejala Virus Nipah Dapat Berkembang Cepat dan Fatal
Infeksi virus Nipah memiliki masa inkubasi rata-rata 4 hingga 14 hari, namun pada beberapa kasus dapat berlangsung lebih lama hingga beberapa minggu.
Gejala awal umumnya menyerupai flu, seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, dan sakit tenggorokan.
Dalam kondisi berat, virus dapat menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan kebingungan, penurunan kesadaran, kejang, hingga ensefalitis yang berkembang cepat.
Komplikasi pernapasan berat juga dapat muncul dan berpotensi mengancam nyawa pasien.
Indonesia Dinilai Perlu Tetap Waspada
Mengutip laman resmi Rumah Sakit Pertamina, kemunculan kembali virus Nipah di Asia mendorong kewaspadaan global, termasuk di Indonesia.
Kedekatan geografis Indonesia dengan wilayah endemis membuat potensi risiko penularan tidak dapat sepenuhnya diabaikan.
WHO mencatat virus Nipah memiliki case fatality rate antara 40 hingga 75 persen sehingga digolongkan sebagai patogen zoonosis berbahaya.

