SulawesiPos.com — Warga Sulawesi Selatan masih harus menunggu hingga Desember 2026 untuk memasuki awal musim hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan memprediksi mayoritas wilayah Sulsel baru memasuki musim hujan pada bulan tersebut.
Prediksi awal musim hujan 2026/2027 itu dirilis BMKG Sulsel pada Selasa (6/10/2026). Dari 24 Zona Musim (ZOM) di Sulawesi Selatan, awal musim hujan terbagi dalam tiga periode, yakni November 2026, Desember 2026, dan Maret 2027.
Sebanyak 58 persen wilayah Sulsel diprediksi mulai memasuki musim hujan pada Desember 2026. Wilayah tersebut mencakup seluruh Selayar, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Makassar, Maros, Gowa, Pangkep, Barru, Soppeng, Pare-Pare, sebagian besar Sinjai dan Bone, serta sebagian kecil Wajo, Sidrap, Pinrang, dan Luwu Timur.
Dengan demikian, Kota Makassar termasuk wilayah yang diprediksi baru memasuki awal musim hujan pada Desember 2026.
“Seluruh Selayar, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Makassar, Maros, Gowa, Pangkep, Barru, Soppeng, Pare-Pare akan memasuki awal musim hujan pada Bulan Desember 2026 dengan persentase 58 persen,” demikian dikutip dari kanal resmi BMKG Sulsel, Selasa, 6 Oktober 2026.
Sementara itu, 25 persen wilayah Sulsel diprediksi lebih dahulu memasuki musim hujan pada November 2026. Wilayah tersebut meliputi seluruh Luwu Utara, Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, Enrekang, sebagian besar Pinrang, Luwu, Luwu Timur, serta sebagian kecil Sidrap.
Adapun 13 persen wilayah lainnya diprediksi menjadi daerah yang paling lambat memasuki musim hujan, yakni pada Maret 2027. Wilayah tersebut mencakup sebagian besar Sidrap dan Wajo serta sebagian kecil Bone, Sinjai, dan Luwu.
Dari total 24 ZOM di Sulsel, hampir seluruhnya merupakan tipe 1 musim. Artinya, wilayah tersebut hanya mengalami satu kali puncak musim hujan dalam setahun.
BMKG menyebut prediksi awal musim hujan tersebut disusun berdasarkan analisis dinamika atmosfer dan kondisi laut terkini. Perbedaan waktu masuknya musim hujan di setiap daerah dipengaruhi kondisi geografis dan topografi wilayah masing-masing.
Masyarakat juga diimbau tidak hanya memperhatikan bulan, tetapi melihat periode dasarian atau pembagian waktu dalam 10 hari. Berdasarkan prediksi BMKG, awal musim hujan dapat terjadi mulai November I hingga Desember III dan Maret II hingga Maret III, sesuai ZOM masing-masing.
Prediksi tersebut menjadi salah satu acuan bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peralihan musim serta potensi dampak yang menyertainya.
Informasi lengkap mengenai prediksi awal musim hujan dapat diakses melalui kanal resmi Stasiun Klimatologi Sulsel di Instagram @iklim_sulsel dan website resmi Stasiun Klimatologi Sulsel.


