Keterlibatannya dalam perjuangan membuat nama Andi Tonro melekat pada lingkungan bangsawan Gowa dan pada sejarah perlawanan terhadap kolonialisme di Sulawesi Selatan.
Sayangnya, sumber terbuka yang tersedia mengenai Andi Tonro belum banyak menguraikan perjalanan hidupnya secara lengkap.
Data mengenai tahun kelahiran, keluarga, riwayat pendidikan, nama kelaskaran yang diikuti, hingga detail perjuangannya masih terbatas.
Keterbatasan dokumentasi tersebut justru membuat nama Andi Tonro di jalanan Makassar menjadi menarik.
Nama yang setiap hari disebut sebagai penunjuk arah itu ternyata merujuk pada seorang tokoh dari lingkungan bangsawan Gowa yang juga mengambil bagian dalam perjuangan melawan Belanda.
Dalam percakapan sehari-hari, nama Andi Tonro bahkan kerap disingkat menjadi “Anton”. Namun, di balik penyebutan singkat tersebut terdapat nama dan sejarah seorang tokoh yang kemudian diabadikan menjadi salah satu ruas jalan di Makassar.

