Polisi menduga seluruh pengiriman dikendalikan oleh satu orang berinisial RG alias Joker.
“Sempat viral beberapa hari terakhir, (sabu itu) mempunyai ciri khas tersendiri terkait kemasan, digunakan stiker bergambar Joker, juga dikendalikan satu orang yang sama inisial RG alias Joker,” kata Lulik.
RG diketahui merupakan warga negara asing yang tinggal di Malaysia.
Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap lebih jauh jaringan tersebut.
“Yang kami ketahui dia warga negara asing dan tinggal di Malaysia. Sementara kita masih melakukan pengembangan,” imbuhnya.
Dikirim ke 4 Kota di Indonesia
Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar membongkar jaringan Joker Malaysia dengan barang bukti 9 kilogram sabu dan 10.255 butir ekstasi.
Sebanyak tujuh pelaku ditangkap secara bertahap di sejumlah lokasi berbeda pada Juni 2026.
Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari kasus narkotika jaringan internasional yang masuk ke Indonesia melalui sejumlah kota.
“Kami Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar mengungkap kasus tindak pidana narkotika dengan total barang bukti 9 kilogram sabu dan 10.255 butir ekstasi. Total tersangka yang diamankan ada 7 orang,” ujar Lulik kepada wartawan, Sabtu (5/9).
Lulik mengatakan jaringan Joker Malaysia mengirimkan narkotika ke empat kota di Indonesia.
Wilayah tersebut yakni Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar.
Dengan dimusnahkannya barang bukti tersebut, polisi memastikan narkotika hasil pengungkapan tidak kembali masuk ke peredaran dan digunakan oleh masyarakat.

