Jalan Bonto Daeng Ngirate: Mengenal Tokoh di Balik Nama Jalan di Makassar

Namanya tidak hanya muncul sebagai nama yang kemudian digunakan untuk sebuah jalan, tetapi juga tercatat dalam sejarah perjuangan pemuda Republik di Makassar.

Jalan yang Mengabadikan Namanya

Nama Bonto Daeng Ngirate hingga kini digunakan sebagai nama sebuah jalan di Kota Makassar.

Jalan Bonto Daeng Ngirate berada di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, dengan kode pos kawasan 90222.

Jalan ini berada di kawasan yang strategis dan berdekatan dengan sejumlah kawasan jalan lainnya, seperti Jalan Tamalate, Jalan Emmy Saelan, dan Jalan Mapala.

Penggunaan nama Bonto Daeng Ngirate sebagai nama jalan menjadi bentuk pengabadian nama tokoh dalam ruang kota.

Bagi masyarakat yang melintas di jalan tersebut, nama jalan itu sekaligus menjadi pengingat terhadap sosok yang memiliki kaitan dengan sejarah perjuangan di Makassar dan Sulawesi Selatan.

Dari Nama Jalan Menjadi Ingatan Sejarah

Penamaan jalan dengan nama tokoh merupakan salah satu cara sebuah kota menjaga ingatan terhadap sejarahnya.

BACA JUGA:  Jalan La Maddukelleng: Mengenang Kisah Raja Wajo yang Gigih Lawan Belanda

Dalam kasus Jalan Bonto Daeng Ngirate, nama tersebut merujuk kepada sosok yang dalam berbagai bahan sejarah disebut sebagai bangsawan dan pimpinan lokal yang menentang dominasi kolonial Belanda serta terlibat dalam perjuangan pemuda Republik di Kota Makassar.

Karena itu, Jalan Bonto Daeng Ngirate bukan sekadar penunjuk lokasi, tetapi juga menyimpan cerita tentang seorang tokoh yang dikaitkan dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Sulawesi Selatan.

Melalui nama jalan tersebut, nama Bonto Daeng Ngirate tetap hadir dalam ruang kehidupan Kota Makassar dan menjadi bagian dari ingatan sejarah kota.

Sumber:

  1. Ahyar Anwar dan Aslan Abidin, Tokoh-Tokoh di Balik Nama-Nama Jalan Kota Makassar, Nala Cipta Litera, Makassar, 2008, ISBN 978-602-8003-09-4.
  2. Perjuangan Hammad Saleh Menentang Jepang dan Belanda di Mandar 1942–1947.
  3. Data mengenai lokasi Jalan Bonto Daeng Ngirate, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Namanya tidak hanya muncul sebagai nama yang kemudian digunakan untuk sebuah jalan, tetapi juga tercatat dalam sejarah perjuangan pemuda Republik di Makassar.

Jalan yang Mengabadikan Namanya

Nama Bonto Daeng Ngirate hingga kini digunakan sebagai nama sebuah jalan di Kota Makassar.

Jalan Bonto Daeng Ngirate berada di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, dengan kode pos kawasan 90222.

Jalan ini berada di kawasan yang strategis dan berdekatan dengan sejumlah kawasan jalan lainnya, seperti Jalan Tamalate, Jalan Emmy Saelan, dan Jalan Mapala.

Penggunaan nama Bonto Daeng Ngirate sebagai nama jalan menjadi bentuk pengabadian nama tokoh dalam ruang kota.

Bagi masyarakat yang melintas di jalan tersebut, nama jalan itu sekaligus menjadi pengingat terhadap sosok yang memiliki kaitan dengan sejarah perjuangan di Makassar dan Sulawesi Selatan.

Dari Nama Jalan Menjadi Ingatan Sejarah

Penamaan jalan dengan nama tokoh merupakan salah satu cara sebuah kota menjaga ingatan terhadap sejarahnya.

BACA JUGA:  Jalan Aroepala: Kisah Wali Kota dan Rektor Pertama IAIN Alauddin Makassar

Dalam kasus Jalan Bonto Daeng Ngirate, nama tersebut merujuk kepada sosok yang dalam berbagai bahan sejarah disebut sebagai bangsawan dan pimpinan lokal yang menentang dominasi kolonial Belanda serta terlibat dalam perjuangan pemuda Republik di Kota Makassar.

Karena itu, Jalan Bonto Daeng Ngirate bukan sekadar penunjuk lokasi, tetapi juga menyimpan cerita tentang seorang tokoh yang dikaitkan dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Sulawesi Selatan.

Melalui nama jalan tersebut, nama Bonto Daeng Ngirate tetap hadir dalam ruang kehidupan Kota Makassar dan menjadi bagian dari ingatan sejarah kota.

Sumber:

  1. Ahyar Anwar dan Aslan Abidin, Tokoh-Tokoh di Balik Nama-Nama Jalan Kota Makassar, Nala Cipta Litera, Makassar, 2008, ISBN 978-602-8003-09-4.
  2. Perjuangan Hammad Saleh Menentang Jepang dan Belanda di Mandar 1942–1947.
  3. Data mengenai lokasi Jalan Bonto Daeng Ngirate, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru