“Pengaduannya langsung dari wilayah,” kata Fitriah.
Fitriah menjelaskan, tandon yang digunakan untuk distribusi di wilayah pelayanan memiliki kapasitas sekitar 1.200 liter.
“Untuk satu tandon bisa melayani sampai lima rumah. Kapasitas tandon kita di wilayah sekitar 1.200 liter,” ujarnya.
Ia memastikan permintaan bantuan akan ditangani berdasarkan tingkat urgensinya. Pelanggan yang berada dalam kondisi mendesak akan mendapat perhatian agar distribusi air dapat dilakukan secepat mungkin.
“Kalau ada yang urgen, kita akan layani sampai malam,” katanya.
Pelanggan yang membutuhkan bantuan air dapat menyampaikan pengaduan melalui kantor wilayah pelayanan. Pengaduan tersebut selanjutnya dikoordinasikan untuk menentukan penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan di lokasi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Perumda Air Minum Kota Makassar memberikan pelayanan kepada pelanggan di tengah kondisi kekeringan, termasuk memastikan bantuan air dapat menjangkau permukiman yang sulit diakses kendaraan besar.

