Wali Kota Harian hingga Sepak Bola
Kehidupan publik Makassar menjadi ruang lain yang pernah disentuh Saleh Daeng Tompo.
Catatan sejarah mengaitkan dirinya dengan pemerintahan kota dan menyebutnya pernah menjalankan tugas sebagai wali kota harian Makassar.
Peran tersebut menempatkannya dalam dinamika pemerintahan kota pada periode awal perjalanan Republik.
Ia juga memiliki hubungan dengan dunia olahraga. Saleh Daeng Tompo disebut pernah memimpin PSM Makassar sebagai ketua.
Menurut salah satu sumber, sebelum stadion dibangun, PSM Makassar lebih dulu menggunakan lapangan yang berada di sekitar lokasi tersebut.
Lapangan yang kini menjadi kantor TVRI Sulsel itu kemudian ditukar-guling pada 1970-an oleh Saleh Daeng Tompo, yang saat itu menjabat sebagai wali kota harian Makassar sekaligus ketua PSM.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan karena Saleh Daeng Tompo ingin menghadirkan TVRI di Sulawesi Selatan dan pihak TVRI membutuhkan lokasi tersebut sebagai tempat pembangunan kantor.
Kini, warisan namanya ditemui dalam sebuah jalan pendek di kawasan Losari.
Jalan Saleh Daeng Tompo diapit Jalan Lamaddukelleng dan Jalan Arief Rate. Di sepanjang ruasnya terdapat sekolah, rumah makan, coffee shop, serta Warkop Dottoro yang telah lama dikenal masyarakat Makassar.

