Kebakaran Hebat di Tallo Makassar Hanguskan 56 Rumah, 307 Jiwa Terdampak

SulawesiPos.com – Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 01.26 WITA, menghanguskan 56 rumah di dua RT dan memaksa 79 kepala keluarga atau 307 jiwa mengungsi, sementara penyebab pasti kebakaran masih didalami polisi.

Sebanyak 30 armada Dinas Pemadam Kebakaran Makassar bersama sekitar 80 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api yang cepat membesar.

Ketua RW setempat, Farida, mengatakan rumah-rumah yang terbakar berada di kawasan pinggir laut.

“Yang terbakar ini rumah-rumah yang ada di pinggir laut, harapannya, semoga ada secepatnya bantuan logistik,” kata Farida, Jumat.

Ia menyebut bangunan yang terbakar didominasi rumah panggung, disertai kios dan warung milik warga.

“Rumah yang terbakar, kebanyakan rumah panggung, ada juga kios-kios, warung-warung,” ujarnya.

Dua RT Terdampak dan Warga Mengungsi

Kapolsek Tallo Kompol Asfada mengatakan kebakaran terjadi di dua RT yang berdampingan.

“Iya, kejadian kebakaran terjadi di dua RT yakni di RT 04 ada 21 rumah dan RT 05 ada 35 rumah. Total ada 56 rumah terdampak,” kata Asfada dikutip dari CNNIndonesia.com.

BACA JUGA:  Unhas Lantik 122 Pejabat Baru, Rektor Minta Tinggalkan Pola Kerja Biasa Demi Kampus Berkelas Dunia

Menurut dia, data sementara menunjukkan 26 KK atau 105 jiwa terdampak di RT 04 dan 52 KK atau 202 jiwa terdampak di RT 05.

“Warga yang terdampak di RT 04 ada sekitar 26 KK atau 105 jiwa dan RT 05 ada 52 KK atau 202 jiwa. Jadi total terdampak ada 79 KK atau 307 jiwa,” sebutnya.

Kebakaran itu memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan barang yang masih bisa dibawa sambil membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

Polisi menyatakan hingga kini belum ada kepastian mengenai sumber api yang memicu kebakaran tersebut.

“Untuk penyebab kebakaran, masih dalam tahap olah TKP dari INAFIS Polrestabes Makassar dan tidak ada korban jiwa maupun luka,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar Fadli Wellang mengatakan laporan kebakaran langsung ditindaklanjuti dengan pengiriman armada dan personel ke lokasi.

“Ada laporan masuk kita langsung kirim 30 armada dengan kekuatan personel sekitar 80 orang,” kata Fadli kepada CNNIndonesia.com.

BACA JUGA:  Membanggakan! Putra-Putri Sulsel dari PNUP Raih Juara 1 IPEC 3 Nasional Kategori Videography Challenge

Ia menjelaskan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena sebagian besar rumah warga berbahan kayu, ditambah akses jalan ke lokasi sempit dan angin bertiup cukup kencang.

“Kendalanya kita hadapi, karena akses jalan ke lokasi ditambah dengan padatnya warga. Kemudian angin juga bertiup kencang, sehingga hal itu menjadi kendala kita. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.39 WITA,” jelasnya.

SulawesiPos.com – Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 01.26 WITA, menghanguskan 56 rumah di dua RT dan memaksa 79 kepala keluarga atau 307 jiwa mengungsi, sementara penyebab pasti kebakaran masih didalami polisi.

Sebanyak 30 armada Dinas Pemadam Kebakaran Makassar bersama sekitar 80 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api yang cepat membesar.

Ketua RW setempat, Farida, mengatakan rumah-rumah yang terbakar berada di kawasan pinggir laut.

“Yang terbakar ini rumah-rumah yang ada di pinggir laut, harapannya, semoga ada secepatnya bantuan logistik,” kata Farida, Jumat.

Ia menyebut bangunan yang terbakar didominasi rumah panggung, disertai kios dan warung milik warga.

“Rumah yang terbakar, kebanyakan rumah panggung, ada juga kios-kios, warung-warung,” ujarnya.

Dua RT Terdampak dan Warga Mengungsi

Kapolsek Tallo Kompol Asfada mengatakan kebakaran terjadi di dua RT yang berdampingan.

“Iya, kejadian kebakaran terjadi di dua RT yakni di RT 04 ada 21 rumah dan RT 05 ada 35 rumah. Total ada 56 rumah terdampak,” kata Asfada dikutip dari CNNIndonesia.com.

BACA JUGA:  Dua Tersangka Kasus Obat dan Makanan di Makassar Dilimpahkan ke Jaksa, Terancam 12 Tahun Penjara

Menurut dia, data sementara menunjukkan 26 KK atau 105 jiwa terdampak di RT 04 dan 52 KK atau 202 jiwa terdampak di RT 05.

“Warga yang terdampak di RT 04 ada sekitar 26 KK atau 105 jiwa dan RT 05 ada 52 KK atau 202 jiwa. Jadi total terdampak ada 79 KK atau 307 jiwa,” sebutnya.

Kebakaran itu memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan barang yang masih bisa dibawa sambil membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

Polisi menyatakan hingga kini belum ada kepastian mengenai sumber api yang memicu kebakaran tersebut.

“Untuk penyebab kebakaran, masih dalam tahap olah TKP dari INAFIS Polrestabes Makassar dan tidak ada korban jiwa maupun luka,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar Fadli Wellang mengatakan laporan kebakaran langsung ditindaklanjuti dengan pengiriman armada dan personel ke lokasi.

“Ada laporan masuk kita langsung kirim 30 armada dengan kekuatan personel sekitar 80 orang,” kata Fadli kepada CNNIndonesia.com.

BACA JUGA:  Kebakaran Hanguskan 1 Unit Kos-kosan di Makassar, 7 Unit Armada Dikerahkan

Ia menjelaskan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena sebagian besar rumah warga berbahan kayu, ditambah akses jalan ke lokasi sempit dan angin bertiup cukup kencang.

“Kendalanya kita hadapi, karena akses jalan ke lokasi ditambah dengan padatnya warga. Kemudian angin juga bertiup kencang, sehingga hal itu menjadi kendala kita. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.39 WITA,” jelasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru