SulawesiPos.com – Panggung Open Mic Challenge Makassar 2026 yang digelar oleh Satu Mic Management di Warkop Enreco Jl Bougenville Makassar, Rabu (8/7/2026) malam, berlangsung meriah. Sebanyak 13 peserta yang tampil membangkitkan suasana ruang gembira dan berkali-kali pecah oleh suara tawa.
Berikut ini nama komika yang menjadi juara:
1. Ahmad Akbar

2. Baharuddin

3. Ade Sulmi Indrajat

Direktur Satu Mic Management, Abdul Rahman Tahir, menyampaikan terima kasih kepada semua peserta yang telah gagah berani dan penuh semangat tampil di panggung Open Mic Challenge.
“Kalian memberikan penampilan yang terbaik,” katanya.
Arman, sapaan akrab Abdul Rahman Tahir, mengatakan, setiap peserta menyajikan penampilan yang memiliki keunikan dan warna tersendiri, sehingga membuat acara menjadi lebih meriah dan berkesan.
Berikut ini foto-foto keseruan Open Mic Challenge yang dikirimkan Arman kepada SPos.





Open Mic Challenge Menjadi Panggung Ekspresi Anak Muda Sulsel
Open Mic Challenge Makassar 2026 yang baru saja selesai digelar di Enreco Coffee, Jalan Bougenville, Makassar, pada Rabu, 8 Juli 2026 pukul 18.30 Wita, membawa satu misi yang lebih besar daripada sekadar mencari peserta paling lucu: menjadi panggung ekspresi bagi anak-anak muda Sulawesi Selatan yang ingin berani bicara di depan publik.
Ajang ini diprakarsai Satu Mic Management Indonesia dan dibuka untuk pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum. Penyelenggara dalam kegiatan itu menyiapkan ruang bagi peserta yang ingin mengembangkan kemampuan berbicara, menyusun materi, dan membangun rasa percaya diri lewat seni stand up comedy.
Di tengah tumbuhnya minat terhadap hiburan kreatif di Makassar, kegiatan ini datang dengan arah yang cukup jelas. Bukan hanya pertunjukan jenaka satu malam, tetapi juga upaya mencari talenta baru yang selama ini mungkin belum punya panggung untuk tampil.
Direktur Satu Mic Management Indonesia, Abd Rahman Tahir, mengatakan ajang tersebut memang dirancang untuk membuka jalan bagi komika lokal baru dan akan menjadi langkah awal dari kegiatan simultan selanjutnya..
“Kami menghadirkan panggung yang terbuka bagi siapa pun yang memiliki keberanian untuk mencoba. Tidak harus sudah menjadi komika profesional. Justru kami ingin menemukan talenta-talenta baru yang selama ini belum memiliki ruang untuk tampil. Harapan kami, dari panggung sederhana ini akan lahir komika-komika masa depan Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Open Mic Challenge Makassar 2026 yang sudah selesai digelar itu tidak semata mengejar tontonan yang mengundang tawa. Di balik lampu panggung dan mikrofon yang menyala, ada ruang belajar bagi peserta untuk mengolah keresahan, pengalaman, dan cara pandang mereka menjadi materi yang bisa diterima penonton.
Mengusung slogan “Panggung Pertama Menuju Komika Masa Depan Indonesia”, acara ini juga ikut menguatkan ekosistem industri kreatif di Makassar. Penyelenggara menghadirkan peserta yang punya semangat berkarya, berani tampil, dan ingin melatih kemampuan komunikasi melalui seni pertunjukan yang kreatif sekaligus edukatif.
Bukan Sekadar Cari yang Paling Lucu
Arman menegaskan, Open Mic Challenge Makassar 2026 yang sudah selesai digelar itu bukan hanya sebagai lomba hiburan. “Stand up comedy bukan hanya soal mengundang tawa, tetapi juga menjadi media untuk mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kreatif, dan membangun kepercayaan diri,” katanya.ara peserta dan
Konsep lombanya dibuat sederhana tetapi tetap kompetitif. Setiap peserta tampil membawakan materi stand up comedy di depan dewan juri dan penonton, lalu dinilai dari sejumlah aspek seperti kelucuan, originalitas materi, delivery, struktur materi, dan interaksi dengan penonton.
Dengan format itu, acara ini mampu memberi kesempatan yang lebih adil bagi seluruh peserta, sekaligus menjadi ruang evaluasi untuk perkembangan mereka ke depan. Dari panggung kecil di sebuah kedai kopi di Makassar, penyelenggara ingin menyalakan peluang agar komika-komika baru dari Sulawesi Selatan mulai menemukan jalannya.*


