Jemaah Haji Makassar Dapat Kemudahan Baru, Jalur Cepat Mecca Route Resmi Ditambah di Bandara Sultan Hasanuddin

SulawesiPos.com – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi resmi menambah layanan jalur cepat (fast track) Mecca Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG).

Kebijakan ini ditujukan untuk mempermudah proses keberangkatan jamaah calon haji, khususnya pada tahapan pemeriksaan keimigrasian sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Penambahan layanan tersebut disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto saat menggelar pertemuan bersama jajaran Kementerian Haji di Jakarta.

“Tahun ini ditambahkan dengan Mecca Route di Makassar. Mudah-mudahan bisa memperlancar keberangkatan jamaah haji kita yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci tahun ini,” ujar Agus Andrianto, Rabu.

Melalui sistem fast track Mecca Route, seluruh tahapan verifikasi keimigrasian seperti pemeriksaan paspor, pengambilan data biometrik, hingga pemberian stempel visa dilakukan sejak di embarkasi keberangkatan di Tanah Air.

Dengan skema tersebut, jamaah yang tiba di Arab Saudi tidak lagi menjalani pemeriksaan keimigrasian di bandara setempat, melainkan langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke penginapan masing-masing.

BACA JUGA: 
Delay 15 Jam Tanpa Kejelasan! Penumpang Sriwijaya Air Terlantar Semalaman di Bandara

Layanan Mecca Route di Makassar ini melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya telah diterapkan di sejumlah bandara besar, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Adi Soemarmo, dan Bandara Juanda.

“Penggunaannya mungkin lebih dari 65 persen (peserta haji), dan ini pada saat berangkat mudah-mudahan lancar,” ujar Agus.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini telah hampir sepenuhnya rampung.

Pemerintah kini tinggal menunggu jadwal pemberangkatan perdana jamaah yang direncanakan pada 22 April 2026.

Ia memastikan seluruh visa jamaah calon haji telah terbit. Selain itu, Kartu Nusuk juga sudah tiba di Indonesia dan akan dibagikan kepada jamaah di masing-masing embarkasi.

“Persiapan, alhamdulillah kalau tidak 100 persen, hampir 100 persen. Visa sudah keluar semua, kartu Nusuk sudah ada di Indonesia semua, walaupun ada satu syarikah yang masih terkendala. Tanggal 21 April, jamaah masuk asrama dan tanggal 22 April mulai berangkat ke Saudi,” ujar Menhaj.

BACA JUGA: 
Harga Tiket Pesawat Makassar ke Balikpapan Tak Masuk Akal di Atas Rp17 Juta

SulawesiPos.com – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi resmi menambah layanan jalur cepat (fast track) Mecca Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG).

Kebijakan ini ditujukan untuk mempermudah proses keberangkatan jamaah calon haji, khususnya pada tahapan pemeriksaan keimigrasian sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Penambahan layanan tersebut disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto saat menggelar pertemuan bersama jajaran Kementerian Haji di Jakarta.

“Tahun ini ditambahkan dengan Mecca Route di Makassar. Mudah-mudahan bisa memperlancar keberangkatan jamaah haji kita yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci tahun ini,” ujar Agus Andrianto, Rabu.

Melalui sistem fast track Mecca Route, seluruh tahapan verifikasi keimigrasian seperti pemeriksaan paspor, pengambilan data biometrik, hingga pemberian stempel visa dilakukan sejak di embarkasi keberangkatan di Tanah Air.

Dengan skema tersebut, jamaah yang tiba di Arab Saudi tidak lagi menjalani pemeriksaan keimigrasian di bandara setempat, melainkan langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke penginapan masing-masing.

BACA JUGA: 
Delay 15 Jam Tanpa Kejelasan! Penumpang Sriwijaya Air Terlantar Semalaman di Bandara

Layanan Mecca Route di Makassar ini melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya telah diterapkan di sejumlah bandara besar, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Adi Soemarmo, dan Bandara Juanda.

“Penggunaannya mungkin lebih dari 65 persen (peserta haji), dan ini pada saat berangkat mudah-mudahan lancar,” ujar Agus.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini telah hampir sepenuhnya rampung.

Pemerintah kini tinggal menunggu jadwal pemberangkatan perdana jamaah yang direncanakan pada 22 April 2026.

Ia memastikan seluruh visa jamaah calon haji telah terbit. Selain itu, Kartu Nusuk juga sudah tiba di Indonesia dan akan dibagikan kepada jamaah di masing-masing embarkasi.

“Persiapan, alhamdulillah kalau tidak 100 persen, hampir 100 persen. Visa sudah keluar semua, kartu Nusuk sudah ada di Indonesia semua, walaupun ada satu syarikah yang masih terkendala. Tanggal 21 April, jamaah masuk asrama dan tanggal 22 April mulai berangkat ke Saudi,” ujar Menhaj.

BACA JUGA: 
Bandara Sultan Hasanuddin Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 28 Maret 2026, Siapkan Extra Flight

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru