SulawesiPos.com – Terkait gugatan pailit ke manajemen PSM dari krediturnya, Shesie Erisoya, suporter PSM berharap persoalan non teknis tersebut tidak mengganggu fokus perjuangan tim untuk bisa lolos dari ancaman degradasi dari BRI Super League 2025-2026 ini.
Salah satu member Komunitas VIP Selatan (KVS), Alam, berharap persoalan gugatan ini tidak menjadi beban psikologi bagi para pemain yang saat ini tengah berjuang menuntaskan tujuh sisa pertandingan terakhir dengan hasil memuaskan dan terselamatkan dari ancaman degradasi.
“Sebagai suporter kita harap pemain tetap bermain bagus, tanpa harus terpengaruh masalah non teknis yang merupakan domain dari manajemen klub, kewajiban pemain tetap harus memberikan penampilan terbaiknya untuk klub dan suporternya,” ujar Alam saat dihubungi SulawesiPos.com, Rabu (15/4/2026).
Alam berharap masalah gugatan pailit tersebut juga dapat dihadapi oleh manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), secara profesional dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Ia juga berharap pihak Pengadilan Niaga Makassar juga dapat memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak terkait.
“Intrik-intrik non teknis yang bergentayangan di luar lapangan ini tidak boleh ikut memperkeruh situasi genting yang dialami PSM hari ini, momentum kemenangan terakhir di kendang PSIM, harus terus dilanjutkan demi kebaikan bersama, klub, manajemen, dan suporter,” pungkas Alam.
Sementara itu, terkait persoalan gugatan pengusaha yang berdomisili di Balikpapan ini, Manajer PSM Muhammad Nur Fajrin yang berusaha dikonfirmasi, belum memberikan jawaban. (mna)

