30 C
Makassar
26 February 2026, 14:12 PM WITA

Banjir di Makassar Belum Surut, Jumlah Pengungsi Meningkat Jadi 878 Jiwa

SulawesiPos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan jumlah pengungsi akibat banjir di kota ini meningkat menjadi 878 jiwa dari 239 kepala keluarga, yang tersebar di 15 titik pengungsian.

“Titik pengungsian tersebar di beberapa tempat seperti masjid, sekolah hingga posyandu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Fadli Tahir di Makassar, Kamis (26/2/2026).

Sejak cuaca ekstrem melanda, BPBD Makassar telah menugaskan seluruh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga.

Petugas secara sigap melakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan bantuan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa.

Tim BPBD bersama tenaga medis turun langsung menggunakan perahu karet menuju lokasi pengungsian untuk memastikan seluruh pengungsi dalam kondisi aman dan sehat.
Tim BPBD bersama tenaga medis turun langsung menggunakan perahu karet menuju lokasi pengungsian untuk memastikan seluruh pengungsi dalam kondisi aman dan sehat.

Peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan, juga terus disiagakan untuk mengantisipasi peningkatan debit air.

“Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR,” ujarnya.

Hingga kini, Fadli menyebut situasi secara umum aman dan terkendali.

Meski begitu, masyarakat tetap diimbau waspada dan menghindari jalur dengan genangan tinggi. Dilaporkan, rata-rata ketinggian air mencapai 80 cm.

Dua Kecamatan Terdampak

Fadli menyebut genangan air kembali muncul di daerah yang dikenal rawan banjir, khususnya di Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkanaya.

“Kecamatan Manggala dan Biringkanaya menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba di Makassar,” ujarnya, Rabu (25/2).

Air mulai meninggi sejak hujan deras mengguyur sejak Selasa malam (24/2).

Titik Pengungsian Banjir

Berdasarkan data pengungsi per 25 Februari 2026 pukul 21.30 Wita, warga mengungsi di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala. Berikut rinciannya:

Lokasi Pengungsian Kelurahan Kecamatan KK Jiwa
SD Paccerakkang Katimbang Biringkanaya 64 236
Masjid Lailatul Qadar Paccerakkang Biringkanaya 5 21
Rumah Warga Paccerakkang Paccerakkang Biringkanaya 4 11
Kos depan SMA 18 Paccerakkang Biringkanaya 3 13
Masjid Nurul Hikmah Bukka Mata Paccerakkang Biringkanaya 7 27
Kantor Lurah Paccerakkang Paccerakkang Biringkanaya 3 6
Masjid Ar Ra’mun Paccerakkang Biringkanaya 15 54
Masjid Nurul Ikhlas Kodam III Paccerakkang Biringkanaya 30 87
Masjid Al Ummah Paccerakkang Biringkanaya 8 38
Masjid Al Muttaqin Manggala Manggala 23 84
Masjid Jabal Nur Manggala Manggala 29 89
Posyandu Anyelir Manggala Manggala 2 14
Masjid Yuda Al Fatih Manggala Manggala 12 56
Masjid Al Mukarramah Manggala Manggala 17 62
Masjid Al Kautsar Batua Manggala 17 80

Sumber: Hasil Kaji Cepat TIM TRC BPBD Kota Makassar

SulawesiPos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan jumlah pengungsi akibat banjir di kota ini meningkat menjadi 878 jiwa dari 239 kepala keluarga, yang tersebar di 15 titik pengungsian.

“Titik pengungsian tersebar di beberapa tempat seperti masjid, sekolah hingga posyandu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Fadli Tahir di Makassar, Kamis (26/2/2026).

Sejak cuaca ekstrem melanda, BPBD Makassar telah menugaskan seluruh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga.

Petugas secara sigap melakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan bantuan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa.

Tim BPBD bersama tenaga medis turun langsung menggunakan perahu karet menuju lokasi pengungsian untuk memastikan seluruh pengungsi dalam kondisi aman dan sehat.
Tim BPBD bersama tenaga medis turun langsung menggunakan perahu karet menuju lokasi pengungsian untuk memastikan seluruh pengungsi dalam kondisi aman dan sehat.

Peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan, juga terus disiagakan untuk mengantisipasi peningkatan debit air.

“Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR,” ujarnya.

Hingga kini, Fadli menyebut situasi secara umum aman dan terkendali.

Meski begitu, masyarakat tetap diimbau waspada dan menghindari jalur dengan genangan tinggi. Dilaporkan, rata-rata ketinggian air mencapai 80 cm.

Dua Kecamatan Terdampak

Fadli menyebut genangan air kembali muncul di daerah yang dikenal rawan banjir, khususnya di Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkanaya.

“Kecamatan Manggala dan Biringkanaya menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba di Makassar,” ujarnya, Rabu (25/2).

Air mulai meninggi sejak hujan deras mengguyur sejak Selasa malam (24/2).

Titik Pengungsian Banjir

Berdasarkan data pengungsi per 25 Februari 2026 pukul 21.30 Wita, warga mengungsi di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala. Berikut rinciannya:

Lokasi Pengungsian Kelurahan Kecamatan KK Jiwa
SD Paccerakkang Katimbang Biringkanaya 64 236
Masjid Lailatul Qadar Paccerakkang Biringkanaya 5 21
Rumah Warga Paccerakkang Paccerakkang Biringkanaya 4 11
Kos depan SMA 18 Paccerakkang Biringkanaya 3 13
Masjid Nurul Hikmah Bukka Mata Paccerakkang Biringkanaya 7 27
Kantor Lurah Paccerakkang Paccerakkang Biringkanaya 3 6
Masjid Ar Ra’mun Paccerakkang Biringkanaya 15 54
Masjid Nurul Ikhlas Kodam III Paccerakkang Biringkanaya 30 87
Masjid Al Ummah Paccerakkang Biringkanaya 8 38
Masjid Al Muttaqin Manggala Manggala 23 84
Masjid Jabal Nur Manggala Manggala 29 89
Posyandu Anyelir Manggala Manggala 2 14
Masjid Yuda Al Fatih Manggala Manggala 12 56
Masjid Al Mukarramah Manggala Manggala 17 62
Masjid Al Kautsar Batua Manggala 17 80

Sumber: Hasil Kaji Cepat TIM TRC BPBD Kota Makassar

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/