Keluar Rumah Beli Nasi Kuning, Remaja di Makassar Diserang Busur Panah OTK

Overview

  • Remaja 17 tahun di Makassar diserang OTK menggunakan busur panah saat dini hari di Kecamatan Tallo.
  • Anak panah menancap di dada korban hingga menyebabkan sesak napas dan harus dirawat intensif di rumah sakit.
  • Polisi masih memburu pelaku dan kasus ditangani lanjutan oleh aparat kepolisian.

SulawesiPos.com – Seorang remaja berusia 17 tahun di Makassar harus dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban serangan busur panah oleh pelaku misterius saat dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pannampu Lorong 2, Kecamatan Tallo, pada Rabu (14/1/2026) ketika suasana lingkungan masih sepi.

Anak panah mengenai dada kanan korban dan menyebabkan kondisi korban melemah hingga mengalami sesak napas.

Korban sempat mendatangi Polsek Tallo dengan kondisi anak panah masih menancap di tubuhnya sebelum akhirnya diarahkan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Yang bersangkutan mengeluh sesak napas saat hendak diperiksa sehingga langsung kami rujuk ke rumah sakit,” kata Kapolsek Tallo AKP Asfada, Jumat (16/1/2026).

BACA JUGA: 
Gasak Uang Angpao Rp50 Juta, Pemuda di Makassar Diringkus Kurang dari 24 Jam

Dari keterangan korban, insiden bermula saat ia keluar rumah untuk membeli nasi kuning di sekitar lokasi kejadian.

“Menurut pengakuannya, korban hendak beli nasi kuning lalu tiba-tiba dibusur panah oleh orang tidak dikenal,” ujar Asfada.

Overview

  • Remaja 17 tahun di Makassar diserang OTK menggunakan busur panah saat dini hari di Kecamatan Tallo.
  • Anak panah menancap di dada korban hingga menyebabkan sesak napas dan harus dirawat intensif di rumah sakit.
  • Polisi masih memburu pelaku dan kasus ditangani lanjutan oleh aparat kepolisian.

SulawesiPos.com – Seorang remaja berusia 17 tahun di Makassar harus dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban serangan busur panah oleh pelaku misterius saat dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pannampu Lorong 2, Kecamatan Tallo, pada Rabu (14/1/2026) ketika suasana lingkungan masih sepi.

Anak panah mengenai dada kanan korban dan menyebabkan kondisi korban melemah hingga mengalami sesak napas.

Korban sempat mendatangi Polsek Tallo dengan kondisi anak panah masih menancap di tubuhnya sebelum akhirnya diarahkan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Yang bersangkutan mengeluh sesak napas saat hendak diperiksa sehingga langsung kami rujuk ke rumah sakit,” kata Kapolsek Tallo AKP Asfada, Jumat (16/1/2026).

BACA JUGA: 
SPBU di Sudiang Disanksi, Penyaluran Biosolar Dihentikan 30 Hari Akibat Dugaan Pelangsiran

Dari keterangan korban, insiden bermula saat ia keluar rumah untuk membeli nasi kuning di sekitar lokasi kejadian.

“Menurut pengakuannya, korban hendak beli nasi kuning lalu tiba-tiba dibusur panah oleh orang tidak dikenal,” ujar Asfada.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru