24 C
Makassar
18 January 2026, 20:07 PM WITA

Katirisala, Kue Legit Bugis yang Lahir dari Sebuah “Kesalahan Manis”

Kue ini hampir selalu hadir dalam berbagai acara, mulai dari hajatan keluarga, pertemuan adat, hingga perayaan besar.

Saat bulan Ramadan, Katirisala bahkan menjadi salah satu kudapan favorit yang banyak diburu di pasar-pasar takjil.

Nilai budayanya pun diakui secara nasional. Pada 2015, Katirisala ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Republik Indonesia, menegaskan posisinya sebagai bagian penting dari identitas kuliner Bugis.

Resep Kue Katirisala

Jika ingin membuat kudapan legit ini, berikut resep selengkapnya:

1. Bahan-Bahan Kue Katirisala

  • 250 gram ketan hitam
  • 250 gram ketan putih
  • 300 ml santan sedang
  • 1/2 sendok teh garam
  • Bahan lapisan gula merah:
  • 400 gram gula merah
  • 200 ml santan kental
  • 6 butir telur

2. Cara Membuat Katirisala

  • Siapkan seluruh bahan, lalu rendam ketan hitam selama kurang lebih 2 jam.
  • Remas ketan hingga bersih, campurkan dengan ketan putih, santan, dan garam, lalu kukus hingga matang.
  • Kocok telur dan gula merah sampai mengembang, kemudian saring adonan. Tambahkan santan dan kocok kembali hingga tercampur rata.
  • Saat ketan masih panas, ratakan di dalam loyang yang telah dialasi plastik, lalu tekan hingga padat.
  • Panaskan kembali kukusan, masukkan loyang berisi ketan agar tetap panas, lalu tuang adonan gula merah di atasnya dan kukus hingga matang. Catatan: lapisi tutup panci dengan serbet agar uap air tidak menetes ke kue.
  • Setelah matang, angkat kue dengan hati-hati, diamkan hingga dingin, lalu potong sesuai selera.
Baca Juga: 
Mengenal Kapurung, Makanan Segar Tradisional Sulawesi Selatan

Lebih dari sekadar kudapan, Katirisala adalah potret kearifan lokal Bugis, kue sederhana yang lahir dari ketidaksengajaan, namun sarat makna, doa, dan nilai budaya yang terus hidup hingga hari ini.

Kue ini hampir selalu hadir dalam berbagai acara, mulai dari hajatan keluarga, pertemuan adat, hingga perayaan besar.

Saat bulan Ramadan, Katirisala bahkan menjadi salah satu kudapan favorit yang banyak diburu di pasar-pasar takjil.

Nilai budayanya pun diakui secara nasional. Pada 2015, Katirisala ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Republik Indonesia, menegaskan posisinya sebagai bagian penting dari identitas kuliner Bugis.

Resep Kue Katirisala

Jika ingin membuat kudapan legit ini, berikut resep selengkapnya:

1. Bahan-Bahan Kue Katirisala

  • 250 gram ketan hitam
  • 250 gram ketan putih
  • 300 ml santan sedang
  • 1/2 sendok teh garam
  • Bahan lapisan gula merah:
  • 400 gram gula merah
  • 200 ml santan kental
  • 6 butir telur

2. Cara Membuat Katirisala

  • Siapkan seluruh bahan, lalu rendam ketan hitam selama kurang lebih 2 jam.
  • Remas ketan hingga bersih, campurkan dengan ketan putih, santan, dan garam, lalu kukus hingga matang.
  • Kocok telur dan gula merah sampai mengembang, kemudian saring adonan. Tambahkan santan dan kocok kembali hingga tercampur rata.
  • Saat ketan masih panas, ratakan di dalam loyang yang telah dialasi plastik, lalu tekan hingga padat.
  • Panaskan kembali kukusan, masukkan loyang berisi ketan agar tetap panas, lalu tuang adonan gula merah di atasnya dan kukus hingga matang. Catatan: lapisi tutup panci dengan serbet agar uap air tidak menetes ke kue.
  • Setelah matang, angkat kue dengan hati-hati, diamkan hingga dingin, lalu potong sesuai selera.
Baca Juga: 
Cara Membuat Bolu Ketan Hitam Keju Lumer Tanpa Oven, Praktis dan Anti Ribet

Lebih dari sekadar kudapan, Katirisala adalah potret kearifan lokal Bugis, kue sederhana yang lahir dari ketidaksengajaan, namun sarat makna, doa, dan nilai budaya yang terus hidup hingga hari ini.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/