SulawesiPos.id – Coto Makassar dan Pallubasa adalah dua kuliner legendaris dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang banyak diminati hingga kini.
Visual dan bahan dasarnya dari daging sapi membuat orang kerap kali sulit membedakannya.
Padahal, kedua hidangan ini memiliki sejarah, bahan, bumbu, dan cita rasa yang berbeda.
Coto dikenal sebagai hidangan bangsawan dengan kuah kaya rempah, sementara Pallubasa lahir dari dapur rakyat dengan rasa gurih khas kelapa sangrai.
Artikel ini akan membahas perbedaan Coto dan Pallubasa Makassar secara lengkap, dari asal-usul hingga cara penyajiannya.
1. Coto untuk Bangsawan, Pallubasa Kalangan Biasa
Coto Makassar dikenal sebagai kuliner bangsawan yang sudah ada sejak era Kerajaan Gowa pada abad ke-16, sementara pallubasa awalnya lahir sebagai makanan rakyat untuk kalangan pekerja.

