Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Serangan terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas penyerangan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Penyerangan tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam dan kini tengah ditangani oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tetap mengedepankan scientific crime investigation,” kata Listyo dalam konferensi pers, Minggu (15/3/2026).

Dalam penyelidikan kasus ini, Polri menerapkan metode scientific crime investigation, yaitu penyidikan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi forensik.

Metode tersebut mengutamakan pembuktian melalui analisis ilmiah, seperti pemeriksaan laboratorium forensik, uji DNA, analisis digital, hingga kedokteran forensik.

Pendekatan ini bertujuan untuk memperoleh kebenaran objektif melalui bukti fisik dan analisis ahli, bukan semata-mata bergantung pada keterangan saksi atau tersangka.

Kapolri menyampaikan bahwa saat ini kepolisian sedang mengumpulkan berbagai informasi terkait kasus tersebut.

Baca Juga: 
Presiden Prabowo Tepuk-tepuk Pundak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Acara Panen Raya

Setiap informasi yang diperoleh akan didalami secara bertahap oleh tim penyidik.

Selain itu, Polri berencana membuka posko pengaduan agar masyarakat yang memiliki informasi dapat melaporkan temuan mereka secara langsung.

“Nanti akan kita bimbing. Yang jelas seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat, kita akan memberikan jaminan perlindungan,” ujar Listyo.

Ia menegaskan perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik karena kasus tersebut menjadi perhatian serius Presiden.

“Karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden,” tegasnya.

Polisi Periksa Saksi dan Analisis Rekaman CCTV

Sebelumnya, kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir mengatakan berbagai alat bukti digital kini tengah dianalisis untuk mempercepat proses identifikasi pelaku.

“Pengumpulan berbagai alat bukti digital, termasuk CCTV, saat ini sedang dalam proses analisis lebih lanjut. Harapannya pelaku dapat segera teridentifikasi,” ujarnya di Jakarta.

Baca Juga: 
Novel Baswedan: Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Upaya Pembunuhan

Ia menyebutkan hingga saat ini polisi telah memeriksa dua saksi dan memastikan proses pengusutan kasus tersebut akan terus berlanjut.

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas penyerangan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Penyerangan tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam dan kini tengah ditangani oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tetap mengedepankan scientific crime investigation,” kata Listyo dalam konferensi pers, Minggu (15/3/2026).

Dalam penyelidikan kasus ini, Polri menerapkan metode scientific crime investigation, yaitu penyidikan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi forensik.

Metode tersebut mengutamakan pembuktian melalui analisis ilmiah, seperti pemeriksaan laboratorium forensik, uji DNA, analisis digital, hingga kedokteran forensik.

Pendekatan ini bertujuan untuk memperoleh kebenaran objektif melalui bukti fisik dan analisis ahli, bukan semata-mata bergantung pada keterangan saksi atau tersangka.

Kapolri menyampaikan bahwa saat ini kepolisian sedang mengumpulkan berbagai informasi terkait kasus tersebut.

Baca Juga: 
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Andrie Yunus

Setiap informasi yang diperoleh akan didalami secara bertahap oleh tim penyidik.

Selain itu, Polri berencana membuka posko pengaduan agar masyarakat yang memiliki informasi dapat melaporkan temuan mereka secara langsung.

“Nanti akan kita bimbing. Yang jelas seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat, kita akan memberikan jaminan perlindungan,” ujar Listyo.

Ia menegaskan perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik karena kasus tersebut menjadi perhatian serius Presiden.

“Karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden,” tegasnya.

Polisi Periksa Saksi dan Analisis Rekaman CCTV

Sebelumnya, kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir mengatakan berbagai alat bukti digital kini tengah dianalisis untuk mempercepat proses identifikasi pelaku.

“Pengumpulan berbagai alat bukti digital, termasuk CCTV, saat ini sedang dalam proses analisis lebih lanjut. Harapannya pelaku dapat segera teridentifikasi,” ujarnya di Jakarta.

Baca Juga: 
Di Forum Bisnis AS, Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian Palestina

Ia menyebutkan hingga saat ini polisi telah memeriksa dua saksi dan memastikan proses pengusutan kasus tersebut akan terus berlanjut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru