Rekomendasi Saham Hari Ini 27 Agustus 2026: ADRO, BUVA, DSNG, MAPA saat IHSG Rawan Koreksi

SulawesiPos.com – Rekomendasi saham hari ini, Kamis (27/8/2026), bergerak di tengah tekanan lanjutan IHSG setelah indeks ambruk 1,48 persen ke 6.405,68 pada penutupan Rabu (26/8/2026).

Sejumlah sekuritas masih membuka peluang trading selektif, dengan radar utama mengarah ke ADRO, BUVA, DSNG, dan MAPA saat pasar menimbang sentimen global, calon Gubernur Bank Indonesia, dan perkembangan politik domestik.

Tekanan itu datang bersama breadth pasar yang lebar. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.532,17 sebelum turun ke 6.405,68, dengan 583 saham melemah, 118 saham menguat, dan 89 saham stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat 2.515.124 kali, volume mencapai 42,1 miliar saham, dan nilai transaksi harian menyentuh Rp18,1 triliun.

Tekanan terbesar datang dari sektor transportasi yang jatuh 4,15 persen, disusul properti 2,71 persen, energi 2,61 persen, consumer cyclical 2,42 persen, industri 2,36 persen, infrastruktur 2,26 persen, teknologi 1,77 persen, basic materials 1,49 persen, consumer non-cyclical 1,47 persen, keuangan 1,03 persen, dan kesehatan 0,73 persen.

BACA JUGA:  Rekomendasi Saham Hari Ini 18 Agustus 2026, Cermati AADI hingga XMIG

Rekomendasi Saham Hari Ini

Di luar pilihan utama MNC Sekuritas, BNI Sekuritas juga menaruh radar pada DSSA, INET, BRMS, BMRI, ISAT, dan TEBE. Pilarmas Investindo Sekuritas memilih BFIN, MDKA, dan ADMR, sedangkan Ajaib Sekuritas menyoroti AMMN, BRIS, dan EXCL sebagai saham yang layak dicermati pada sesi hari ini.

ADRO

Saham ADRO terkoreksi 0,76 persen ke 2.610 dan disertai tekanan jual. Secara teknikal, MNC Sekuritas menempatkan ADRO pada bagian wave iii dari wave (c) dari wave [v].

Area buy on weakness berada di 2.540-2.610, dengan target 2.700 dan 2.770. Stop loss dipasang di bawah 2.500.

BUVA

Saham BUVA turun 4,73 persen ke 705 dan masih didominasi tekanan jual. Secara struktur, saham ini diperkirakan berada pada bagian wave [c] dari wave B.

Area buy on weakness berada di 630-700, dengan target 820 dan 865. Stop loss dipasang di bawah 595.

DSNG

Saham DSNG menguat 0,68 persen ke 1.470 dan pergerakannya masih ditopang volume pembelian, sekaligus menembus MA200. MNC menilai posisinya sedang berada pada bagian wave 5 dari wave (A).

BACA JUGA:  Siap-Siap, Ini Prediksi Pergerakan Pasar dan Rekomendasi Saham untuk Senin 19 Januari 2026 Besok

Area trading buy berada di 1.455-1.465, dengan target 1.520 dan 1.550. Stop loss dipasang di bawah 1.440.

MAPA

Saham MAPA naik 3,05 persen ke 675 dan disertai volume pembelian. Struktur teknikalnya diperkirakan berada pada bagian wave [c] dari wave A.

Area buy on weakness berada di 650-675, dengan target 700 dan 720. Stop loss dipasang di bawah 640.

Daftar rekomendasi saham hari ini lebih tepat dibaca sebagai panduan pantauan aktif di tengah risiko profit taking dan pasar yang masih sensitif terhadap sentimen global maupun domestik.

Fokus utama investor tetap tertuju pada disiplin area masuk, target, dan batas risiko di tengah peluang rebound yang belum sepenuhnya solid.

Disclaimer: keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Lakukan riset dan sesuaikan dengan profil risiko sebelum membeli saham.

SulawesiPos.com – Rekomendasi saham hari ini, Kamis (27/8/2026), bergerak di tengah tekanan lanjutan IHSG setelah indeks ambruk 1,48 persen ke 6.405,68 pada penutupan Rabu (26/8/2026).

Sejumlah sekuritas masih membuka peluang trading selektif, dengan radar utama mengarah ke ADRO, BUVA, DSNG, dan MAPA saat pasar menimbang sentimen global, calon Gubernur Bank Indonesia, dan perkembangan politik domestik.

Tekanan itu datang bersama breadth pasar yang lebar. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.532,17 sebelum turun ke 6.405,68, dengan 583 saham melemah, 118 saham menguat, dan 89 saham stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat 2.515.124 kali, volume mencapai 42,1 miliar saham, dan nilai transaksi harian menyentuh Rp18,1 triliun.

Tekanan terbesar datang dari sektor transportasi yang jatuh 4,15 persen, disusul properti 2,71 persen, energi 2,61 persen, consumer cyclical 2,42 persen, industri 2,36 persen, infrastruktur 2,26 persen, teknologi 1,77 persen, basic materials 1,49 persen, consumer non-cyclical 1,47 persen, keuangan 1,03 persen, dan kesehatan 0,73 persen.

BACA JUGA:  Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Selasa, 7 April 2026

Rekomendasi Saham Hari Ini

Di luar pilihan utama MNC Sekuritas, BNI Sekuritas juga menaruh radar pada DSSA, INET, BRMS, BMRI, ISAT, dan TEBE. Pilarmas Investindo Sekuritas memilih BFIN, MDKA, dan ADMR, sedangkan Ajaib Sekuritas menyoroti AMMN, BRIS, dan EXCL sebagai saham yang layak dicermati pada sesi hari ini.

ADRO

Saham ADRO terkoreksi 0,76 persen ke 2.610 dan disertai tekanan jual. Secara teknikal, MNC Sekuritas menempatkan ADRO pada bagian wave iii dari wave (c) dari wave [v].

Area buy on weakness berada di 2.540-2.610, dengan target 2.700 dan 2.770. Stop loss dipasang di bawah 2.500.

BUVA

Saham BUVA turun 4,73 persen ke 705 dan masih didominasi tekanan jual. Secara struktur, saham ini diperkirakan berada pada bagian wave [c] dari wave B.

Area buy on weakness berada di 630-700, dengan target 820 dan 865. Stop loss dipasang di bawah 595.

DSNG

Saham DSNG menguat 0,68 persen ke 1.470 dan pergerakannya masih ditopang volume pembelian, sekaligus menembus MA200. MNC menilai posisinya sedang berada pada bagian wave 5 dari wave (A).

BACA JUGA:  Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat, 27 Februari 2026

Area trading buy berada di 1.455-1.465, dengan target 1.520 dan 1.550. Stop loss dipasang di bawah 1.440.

MAPA

Saham MAPA naik 3,05 persen ke 675 dan disertai volume pembelian. Struktur teknikalnya diperkirakan berada pada bagian wave [c] dari wave A.

Area buy on weakness berada di 650-675, dengan target 700 dan 720. Stop loss dipasang di bawah 640.

Daftar rekomendasi saham hari ini lebih tepat dibaca sebagai panduan pantauan aktif di tengah risiko profit taking dan pasar yang masih sensitif terhadap sentimen global maupun domestik.

Fokus utama investor tetap tertuju pada disiplin area masuk, target, dan batas risiko di tengah peluang rebound yang belum sepenuhnya solid.

Disclaimer: keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Lakukan riset dan sesuaikan dengan profil risiko sebelum membeli saham.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru