IHSG Masih Tertekan, Ini 7 Saham Rekomendasi untuk Perdagangan Hari Ini

BULL dilihat menarik setelah breakout dari resistance 424 yang kini berubah menjadi area support, dengan target kenaikan ke 444 sampai 454.

MMIX dinilai berpeluang rebound dari area supportnya, dengan target resistance 740 hingga 785. Sementara itu, SIMP disebut masih punya peluang bullish lanjutan selama mampu bertahan di atas 575, dengan target 600 sampai 635.

Setelah itu, perhatian pasar juga mengarah ke empat saham yang dipilih MNC Sekuritas untuk strategi buy on weakness.

BIPI

Untuk saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), MNC Sekuritas melihat ruang pantau tetap terbuka meski saham ini terkoreksi 7,32 persen ke level 152 dan masih didominasi tekanan jual dengan volume yang mengecil.

Secara teknikal, posisi BIPI dinilai sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A). Dari pembacaan itu, area buy on weakness dipetakan di kisaran 134 hingga 150. Adapun target harga berada di 175 sampai 200, dengan stop loss di bawah 129.

BACA JUGA:  Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat, 17 April 2026

BKSL

Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) juga masuk daftar rekomendasi setelah terkoreksi 4,17 persen ke level 69 disertai munculnya volume penjualan.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi BKSL sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C. Karena itu, area buy on weakness diperkirakan berada di 63 hingga 68, dengan target harga 75 sampai 82 dan stop loss di bawah 60.

DEWA

Untuk saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA), tekanan jual juga masih terlihat setelah saham ini turun 6,36 persen ke level 442 dan kembali bergerak di bawah MA200.

Meski begitu, MNC Sekuritas masih menempatkan DEWA dalam radar buy on weakness. Area akumulasi beli dipetakan di kisaran 392 hingga 414, dengan target harga 510 sampai 550. Adapun batas stop loss disarankan di bawah 330.

RAJA

Adapun saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) juga tetap menarik dicermati dalam skenario buy on weakness. MNC Sekuritas merekomendasikan area masuk di 750 hingga 780, dengan target harga di 980 sampai 1.090.

BACA JUGA:  IHSG Kembali Trading Halt, Anjlok 8% Kurang dari 30 Menit Usai Pembukaan

Untuk strategi pengendalian risiko, stop loss disarankan di bawah 675. Dalam kondisi pasar yang masih rapuh, RAJA menjadi salah satu saham yang dinilai tetap punya ruang gerak selama disiplin entry dan batas risikonya dijaga.

Secara keseluruhan, daftar rekomendasi saham hari ini menunjukkan bahwa peluang masih tersebar di beberapa sektor, dari energi dan infrastruktur hingga komoditas, properti, dan saham berbasis momentum.

Namun, dalam kondisi pasar yang masih rawan tekanan jual dan profit taking, daftar ini lebih tepat dibaca sebagai panduan pantauan aktif, bukan ajakan mengejar harga tanpa perhitungan. Investor tetap perlu disiplin menjaga area beli, target cuan, dan batas risiko di tengah pergerakan pasar yang sangat cepat berubah.

Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan rangkuman analisis teknikal dari sejumlah sekuritas dan informasi pasar terbaru, bukan ajakan mutlak membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

BULL dilihat menarik setelah breakout dari resistance 424 yang kini berubah menjadi area support, dengan target kenaikan ke 444 sampai 454.

MMIX dinilai berpeluang rebound dari area supportnya, dengan target resistance 740 hingga 785. Sementara itu, SIMP disebut masih punya peluang bullish lanjutan selama mampu bertahan di atas 575, dengan target 600 sampai 635.

Setelah itu, perhatian pasar juga mengarah ke empat saham yang dipilih MNC Sekuritas untuk strategi buy on weakness.

BIPI

Untuk saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), MNC Sekuritas melihat ruang pantau tetap terbuka meski saham ini terkoreksi 7,32 persen ke level 152 dan masih didominasi tekanan jual dengan volume yang mengecil.

Secara teknikal, posisi BIPI dinilai sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A). Dari pembacaan itu, area buy on weakness dipetakan di kisaran 134 hingga 150. Adapun target harga berada di 175 sampai 200, dengan stop loss di bawah 129.

BACA JUGA:  Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat, 17 April 2026

BKSL

Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) juga masuk daftar rekomendasi setelah terkoreksi 4,17 persen ke level 69 disertai munculnya volume penjualan.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi BKSL sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C. Karena itu, area buy on weakness diperkirakan berada di 63 hingga 68, dengan target harga 75 sampai 82 dan stop loss di bawah 60.

DEWA

Untuk saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA), tekanan jual juga masih terlihat setelah saham ini turun 6,36 persen ke level 442 dan kembali bergerak di bawah MA200.

Meski begitu, MNC Sekuritas masih menempatkan DEWA dalam radar buy on weakness. Area akumulasi beli dipetakan di kisaran 392 hingga 414, dengan target harga 510 sampai 550. Adapun batas stop loss disarankan di bawah 330.

RAJA

Adapun saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) juga tetap menarik dicermati dalam skenario buy on weakness. MNC Sekuritas merekomendasikan area masuk di 750 hingga 780, dengan target harga di 980 sampai 1.090.

BACA JUGA:  IHSG Terkoreksi 4,88%, Berikut Prediksi IHSG dan Peluang Saham Selektif pada Perdagangan 3 Februari 2026

Untuk strategi pengendalian risiko, stop loss disarankan di bawah 675. Dalam kondisi pasar yang masih rapuh, RAJA menjadi salah satu saham yang dinilai tetap punya ruang gerak selama disiplin entry dan batas risikonya dijaga.

Secara keseluruhan, daftar rekomendasi saham hari ini menunjukkan bahwa peluang masih tersebar di beberapa sektor, dari energi dan infrastruktur hingga komoditas, properti, dan saham berbasis momentum.

Namun, dalam kondisi pasar yang masih rawan tekanan jual dan profit taking, daftar ini lebih tepat dibaca sebagai panduan pantauan aktif, bukan ajakan mengejar harga tanpa perhitungan. Investor tetap perlu disiplin menjaga area beli, target cuan, dan batas risiko di tengah pergerakan pasar yang sangat cepat berubah.

Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan rangkuman analisis teknikal dari sejumlah sekuritas dan informasi pasar terbaru, bukan ajakan mutlak membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru