24 C
Makassar
3 February 2026, 5:07 AM WITA

Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Soal Isu Budi Djiwandono dan Juda Agung Masuk Kabinet

Overview:

  • Istana memastikan Presiden Prabowo belum mengambil keputusan terkait masuknya Budi Djiwandono dan Juda Agung ke Kabinet Merah Putih.
  • Nama Juda Agung sempat dikaitkan dengan posisi Wakil Menteri Keuangan yang kosong.
  • Isu menguat setelah pernyataan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto yang memberi sinyal pergeseran ke eksekutif.

SulawesiPos.com – Isu masuknya politikus Partai Gerindra Budi Djiwandono dan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung ke Kabinet Merah Putih kembali mencuat.

Namun, Istana Kepresidenan menegaskan hingga kini belum ada keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait pengisian jabatan menteri maupun wakil menteri.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden belum menetapkan siapa pun untuk mengisi posisi yang dikaitkan dengan dua nama tersebut.

“Belum,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Spekulasi berkembang seiring dikaitkannya nama Juda Agung dengan kursi Wakil Menteri Keuangan yang kosong setelah ditinggalkan Thomas Djiwandono.

Menanggapi hal tersebut, Prasetyo kembali menekankan bahwa seluruh keputusan terkait kabinet sepenuhnya berada di tangan Presiden.

Baca Juga: 
Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi BI, Kekayaannya Tercatat Rp74,49 Miliar

“Belum. Nanti pada waktunya, siapapun yang kemudian kalau diputuskan oleh Bapak Presiden pos yang ditinggalkan harus diisi, nanti akan kami sampaikan,” tegasnya.

Sebelumnya, isu masuknya Budi Djiwandono ke jajaran eksekutif turut diperkuat oleh pernyataan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto.

Dalam sebuah forum, Utut memberi isyarat bahwa Budi Satrio, sapaan Budi Djiwandono berpeluang segera merapat ke pemerintahan.

“Mohon izin di depan ada Pak Menhan, Panglima, dan Kepala BIN yang hadir, itu menjadi daya tarik luar biasa. Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan sebentar lagi akan di ekselutif,” ujar Utut, Senin (26/1/2026).

Overview:

  • Istana memastikan Presiden Prabowo belum mengambil keputusan terkait masuknya Budi Djiwandono dan Juda Agung ke Kabinet Merah Putih.
  • Nama Juda Agung sempat dikaitkan dengan posisi Wakil Menteri Keuangan yang kosong.
  • Isu menguat setelah pernyataan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto yang memberi sinyal pergeseran ke eksekutif.

SulawesiPos.com – Isu masuknya politikus Partai Gerindra Budi Djiwandono dan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung ke Kabinet Merah Putih kembali mencuat.

Namun, Istana Kepresidenan menegaskan hingga kini belum ada keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait pengisian jabatan menteri maupun wakil menteri.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden belum menetapkan siapa pun untuk mengisi posisi yang dikaitkan dengan dua nama tersebut.

“Belum,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Spekulasi berkembang seiring dikaitkannya nama Juda Agung dengan kursi Wakil Menteri Keuangan yang kosong setelah ditinggalkan Thomas Djiwandono.

Menanggapi hal tersebut, Prasetyo kembali menekankan bahwa seluruh keputusan terkait kabinet sepenuhnya berada di tangan Presiden.

Baca Juga: 
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat Secara Nasional

“Belum. Nanti pada waktunya, siapapun yang kemudian kalau diputuskan oleh Bapak Presiden pos yang ditinggalkan harus diisi, nanti akan kami sampaikan,” tegasnya.

Sebelumnya, isu masuknya Budi Djiwandono ke jajaran eksekutif turut diperkuat oleh pernyataan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto.

Dalam sebuah forum, Utut memberi isyarat bahwa Budi Satrio, sapaan Budi Djiwandono berpeluang segera merapat ke pemerintahan.

“Mohon izin di depan ada Pak Menhan, Panglima, dan Kepala BIN yang hadir, itu menjadi daya tarik luar biasa. Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan sebentar lagi akan di ekselutif,” ujar Utut, Senin (26/1/2026).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/