Adriano Mahasiswa Alor Ramaikan Karnaval Kementan, Serukan Pertanian Berdiri di Kaki Sendiri!

SulawesiPos.com – Dari Alor, Nusa Tenggara Timur, ke tengah kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Jakarta. Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Alor yang sebelumnya mendapat perhatian setelah kisahnya sampai kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, kini ikut meramaikan kendaraan Karnaval Kementerian Pertanian (Kementan) dalam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas, Jakarta, Senin (17/8).

Kehadiran Adriano menjadi cerita tersendiri di tengah kendaraan Kementan yang membawa hasil bumi dan serta simbol keberagaman petani Indonesia.

Ia tidak menyangka dapat kembali bertemu Mentan Amran dalam suasana yang berbeda, bahkan ikut berada di atas kendaraan karnaval bersama sejumlah tokoh dan pimpinan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Pertama-tama saya enggak expect akan diundang. Kalau kesannya berkesan sekali karena ikut karnaval sama orang-orang hebat,” kata Adriano.

Bagi Adriano, pengalaman tersebut juga mempertemukannya lebih dekat dengan sosok Mentan Amran yang sebelumnya telah memberi perhatian terhadap cerita dari daerah asalnya.

BACA JUGA:  Mentan Amran Tegaskan Pers Sebagai Pilar Demokrasi Sekaligus Mitra Swasembada Pangan

Ia menilai Mentan Amran merupakan sosok yang peduli terhadap masyarakat kecil dan dapat diandalkan.

“Pak Amran orangnya baik dan peduli sama orang kecil, bisa diandalkan,” ungkapnya.

Dari atas kendaraan karnaval, Adriano melihat langsung bagaimana kekayaan pertanian Indonesia ditampilkan di tengah perayaan kemerdekaan.

Padi, jagung, singkong, buah-buahan, sayuran, rempah, komoditas perkebunan, beras hingga produk peternakan menghiasi kendaraan Kementan.

Bagi mahasiswa asal Alor tersebut, kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, bangsa yang merdeka adalah bangsa yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya, termasuk melalui kemampuan memenuhi kebutuhan pangan dari kekuatan sendiri.

“Makna merdeka bagi saya adalah masyarakat bisa memperoleh kesejahteraan dan merdeka pertanian adalah ketika kita bisa berdiri di atas kaki sendiri dalam hal pertanian,” ujarnya.

Adriano Padama, mahasiswa asal Alor, ikut Karnaval Kementan di Jakarta dan menyerukan pentingnya kemandirian pertanian untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan itu sekaligus menjadi suara dari daerah yang dibawa Adriano ke panggung nasional.

Alor dan wilayah Indonesia timur lainnya memiliki kekayaan alam dan potensi pertanian yang besar, sehingga pembangunan sektor pangan menurutnya perlu terus diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga daerah.

BACA JUGA:  Lapor Pak Amran: Mentan Amran Tindak Tegas Pelanggaran, Petani Makin Terlindungi

SulawesiPos.com – Dari Alor, Nusa Tenggara Timur, ke tengah kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Jakarta. Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Alor yang sebelumnya mendapat perhatian setelah kisahnya sampai kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, kini ikut meramaikan kendaraan Karnaval Kementerian Pertanian (Kementan) dalam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas, Jakarta, Senin (17/8).

Kehadiran Adriano menjadi cerita tersendiri di tengah kendaraan Kementan yang membawa hasil bumi dan serta simbol keberagaman petani Indonesia.

Ia tidak menyangka dapat kembali bertemu Mentan Amran dalam suasana yang berbeda, bahkan ikut berada di atas kendaraan karnaval bersama sejumlah tokoh dan pimpinan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Pertama-tama saya enggak expect akan diundang. Kalau kesannya berkesan sekali karena ikut karnaval sama orang-orang hebat,” kata Adriano.

Bagi Adriano, pengalaman tersebut juga mempertemukannya lebih dekat dengan sosok Mentan Amran yang sebelumnya telah memberi perhatian terhadap cerita dari daerah asalnya.

BACA JUGA:  Kementan dan KAHMI Bahas Pengembangan Komoditas Bernilai Tinggi untuk Tingkatkan Pendapatan Petani

Ia menilai Mentan Amran merupakan sosok yang peduli terhadap masyarakat kecil dan dapat diandalkan.

“Pak Amran orangnya baik dan peduli sama orang kecil, bisa diandalkan,” ungkapnya.

Dari atas kendaraan karnaval, Adriano melihat langsung bagaimana kekayaan pertanian Indonesia ditampilkan di tengah perayaan kemerdekaan.

Padi, jagung, singkong, buah-buahan, sayuran, rempah, komoditas perkebunan, beras hingga produk peternakan menghiasi kendaraan Kementan.

Bagi mahasiswa asal Alor tersebut, kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, bangsa yang merdeka adalah bangsa yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya, termasuk melalui kemampuan memenuhi kebutuhan pangan dari kekuatan sendiri.

“Makna merdeka bagi saya adalah masyarakat bisa memperoleh kesejahteraan dan merdeka pertanian adalah ketika kita bisa berdiri di atas kaki sendiri dalam hal pertanian,” ujarnya.

Adriano Padama, mahasiswa asal Alor, ikut Karnaval Kementan di Jakarta dan menyerukan pentingnya kemandirian pertanian untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan itu sekaligus menjadi suara dari daerah yang dibawa Adriano ke panggung nasional.

Alor dan wilayah Indonesia timur lainnya memiliki kekayaan alam dan potensi pertanian yang besar, sehingga pembangunan sektor pangan menurutnya perlu terus diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga daerah.

BACA JUGA:  Mentan Amran Tegaskan Pers Sebagai Pilar Demokrasi Sekaligus Mitra Swasembada Pangan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru