Bendera Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Samalona, Tradisi Patriotisme Bahari Sulsel

SulawesiPos.com – Bendera Merah Putih berkibar di bawah laut perairan Pulau Samalona, Kota Makassar, pada 17 Agustus 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Aksi tersebut menjadi salah satu cara unik memperingati kemerdekaan sekaligus memadukan semangat nasionalisme dengan identitas maritim Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini diinisiasi civitas akademika UIN Alauddin Makassar dengan melibatkan Rektor, tim penyelam, mahasiswa, serta sejumlah pihak yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan bawah laut tersebut.

Pengibaran Merah Putih di bawah permukaan laut Samalona tidak hanya menjadi seremoni untuk memperingati kemerdekaan.

Kegiatan tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga laut dan ekosistem yang menjadi bagian dari kekayaan Indonesia.

Aksi patriotisme bahari itu turut melibatkan personel Batalyon A Pelopor Satbrimobda Sulsel, komunitas penyelam, dan masyarakat setempat.

Pemilihan Pulau Samalona sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri.

Pulau yang berada di kawasan perairan Makassar tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari yang memiliki kekayaan ekosistem laut dan menjadi bagian dari kawasan kepulauan Spermonde.

BACA JUGA:  Polrestabes Makassar Ungkap Enam Jaringan Narkoba, 19 Tersangka Diamankan

Tradisi Pengibaran Bendera di Bawah Laut

Pengibaran Merah Putih di bawah laut bukan hal baru di Sulawesi Selatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan serupa telah dilakukan di sejumlah wilayah perairan Sulsel dengan melibatkan penyelam, prajurit TNI, komunitas bahari, hingga masyarakat.

Salah satu kegiatan berlangsung pada 17 Agustus 2022 di perairan Pulau Kodingareng Keke, Makassar.

Saat itu, puluhan penyelam dari sejumlah organisasi ikut mengibarkan Bendera Merah Putih di bawah laut.

Kegiatan tersebut juga disertai aksi pelestarian lingkungan. Para peserta melakukan transplantasi 200 bibit karang jenis Acropora yang ditempatkan di sejumlah kawasan perairan.

Kepala Cabang Dinas Kelautan Mamminasata Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Sayyid Zainal Abidin, saat itu menegaskan bahwa kegiatan pengibaran bendera sekaligus menjadi momentum untuk menjaga biota laut.

SulawesiPos.com – Bendera Merah Putih berkibar di bawah laut perairan Pulau Samalona, Kota Makassar, pada 17 Agustus 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Aksi tersebut menjadi salah satu cara unik memperingati kemerdekaan sekaligus memadukan semangat nasionalisme dengan identitas maritim Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini diinisiasi civitas akademika UIN Alauddin Makassar dengan melibatkan Rektor, tim penyelam, mahasiswa, serta sejumlah pihak yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan bawah laut tersebut.

Pengibaran Merah Putih di bawah permukaan laut Samalona tidak hanya menjadi seremoni untuk memperingati kemerdekaan.

Kegiatan tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga laut dan ekosistem yang menjadi bagian dari kekayaan Indonesia.

Aksi patriotisme bahari itu turut melibatkan personel Batalyon A Pelopor Satbrimobda Sulsel, komunitas penyelam, dan masyarakat setempat.

Pemilihan Pulau Samalona sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri.

Pulau yang berada di kawasan perairan Makassar tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari yang memiliki kekayaan ekosistem laut dan menjadi bagian dari kawasan kepulauan Spermonde.

BACA JUGA:  Tiga Pelaku Penganiayaan Selebgram di Makassar Ditangkap, Polisi Tegaskan Bukan Geng Motor

Tradisi Pengibaran Bendera di Bawah Laut

Pengibaran Merah Putih di bawah laut bukan hal baru di Sulawesi Selatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan serupa telah dilakukan di sejumlah wilayah perairan Sulsel dengan melibatkan penyelam, prajurit TNI, komunitas bahari, hingga masyarakat.

Salah satu kegiatan berlangsung pada 17 Agustus 2022 di perairan Pulau Kodingareng Keke, Makassar.

Saat itu, puluhan penyelam dari sejumlah organisasi ikut mengibarkan Bendera Merah Putih di bawah laut.

Kegiatan tersebut juga disertai aksi pelestarian lingkungan. Para peserta melakukan transplantasi 200 bibit karang jenis Acropora yang ditempatkan di sejumlah kawasan perairan.

Kepala Cabang Dinas Kelautan Mamminasata Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Sayyid Zainal Abidin, saat itu menegaskan bahwa kegiatan pengibaran bendera sekaligus menjadi momentum untuk menjaga biota laut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru