Veda Ega Pratama Ngebut di Practice Moto3 Inggris Lalu Drop ke Grid 15: Ini Penyebab dan Peluangnya di Silverstone

SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama datang ke balapan utama Moto3 Inggris 2026 dengan dua wajah berbeda setelah tampil trengginas di sesi Practice, tetapi loyo di kualifikasi Silverstone, Sabtu, 8 Agustus 2026. Rookie Honda Team Asia itu menutup Practice di posisi ketiga dengan catatan 2 menit 09,639 detik, lalu harus puas memulai race dari grid ke-15 pada balapan Minggu, 9 Agustus 2026.

Veda Pratama naik dari posisi start ke-16 ke posisi ke-15 karena pembalap lain, Maximo Quiles, mengalami cedera patah tulang selangka akibat kecelakaan di kualifikasi dan harus mundur dari balapan.

Data resmi akhir pekan menunjukkan perubahan kinerja Veda Pratama di sesi kualifikasi bukan karena dia tiba-tiba kehilangan kecepatan.

Pembalap asal Gunungkidul tersebut hanya terpaut 0,071 detik dari Valentin Perrone yang menjadi tercepat pada Practice, dan ia juga sudah menunjukkan adaptasi cepat meski baru pertama kali menjajal karakter cepat Silverstone.

Bukan Pace yang Hilang, tetapi Satu Kesalahan Krusial

Veda bahkan sempat membuka sesi Practice dengan bertengger di papan atas sebelum sempat turun ke posisi tengah.

BACA JUGA:  Fabio Quartararo Dikabarkan Merapat ke Honda untuk MotoGP 2027–2028

Pada menit-menit akhir, ia kembali memperbaiki waktunya dan mengunci tiket langsung ke Q2, sesuatu yang penting di Moto3 karena menghindarkannya dari pertarungan tambahan di Q1.

Masalah datang saat Q2 dimulai.

Veda sebenarnya tidak mengawali kualifikasi dengan buruk karena sempat naik ke posisi kedua.

Namun satu kesalahan pada lap cepat membuat ritmenya pecah, dan sesudah itu waktu sesi tidak lagi cukup baginya untuk mengganti ban lalu kembali ke lintasan untuk menyerang sekali lagi.

Situasi itu membuat hasil kuat pada Jumat gagal berubah menjadi posisi start yang ideal pada Sabtu.

Veda akhirnya tercatat start ke-15 setelah satu pembalap lain mundur dari GP Inggris karena cedera.

Peluang Veda pada Balapan Utama Moto3 Inggris

Grid ke-15 jelas membuat tugas Veda lebih berat karena Moto3 di Silverstone biasanya ditentukan oleh slipstream, duel rapat, dan perubahan posisi yang sangat cepat sejak lap pembuka.

SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama datang ke balapan utama Moto3 Inggris 2026 dengan dua wajah berbeda setelah tampil trengginas di sesi Practice, tetapi loyo di kualifikasi Silverstone, Sabtu, 8 Agustus 2026. Rookie Honda Team Asia itu menutup Practice di posisi ketiga dengan catatan 2 menit 09,639 detik, lalu harus puas memulai race dari grid ke-15 pada balapan Minggu, 9 Agustus 2026.

Veda Pratama naik dari posisi start ke-16 ke posisi ke-15 karena pembalap lain, Maximo Quiles, mengalami cedera patah tulang selangka akibat kecelakaan di kualifikasi dan harus mundur dari balapan.

Data resmi akhir pekan menunjukkan perubahan kinerja Veda Pratama di sesi kualifikasi bukan karena dia tiba-tiba kehilangan kecepatan.

Pembalap asal Gunungkidul tersebut hanya terpaut 0,071 detik dari Valentin Perrone yang menjadi tercepat pada Practice, dan ia juga sudah menunjukkan adaptasi cepat meski baru pertama kali menjajal karakter cepat Silverstone.

Bukan Pace yang Hilang, tetapi Satu Kesalahan Krusial

Veda bahkan sempat membuka sesi Practice dengan bertengger di papan atas sebelum sempat turun ke posisi tengah.

BACA JUGA:  Marco Bezzecchi Didiskualifikasi dari MotoGP Ceko 2026 Usai Insiden dengan Marshal

Pada menit-menit akhir, ia kembali memperbaiki waktunya dan mengunci tiket langsung ke Q2, sesuatu yang penting di Moto3 karena menghindarkannya dari pertarungan tambahan di Q1.

Masalah datang saat Q2 dimulai.

Veda sebenarnya tidak mengawali kualifikasi dengan buruk karena sempat naik ke posisi kedua.

Namun satu kesalahan pada lap cepat membuat ritmenya pecah, dan sesudah itu waktu sesi tidak lagi cukup baginya untuk mengganti ban lalu kembali ke lintasan untuk menyerang sekali lagi.

Situasi itu membuat hasil kuat pada Jumat gagal berubah menjadi posisi start yang ideal pada Sabtu.

Veda akhirnya tercatat start ke-15 setelah satu pembalap lain mundur dari GP Inggris karena cedera.

Peluang Veda pada Balapan Utama Moto3 Inggris

Grid ke-15 jelas membuat tugas Veda lebih berat karena Moto3 di Silverstone biasanya ditentukan oleh slipstream, duel rapat, dan perubahan posisi yang sangat cepat sejak lap pembuka.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru