SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama memilih menata langkahnya secara bertahap menjelang Moto3 Inggris 2026 di Silverstone, 7-9 Agustus 2026, jika ingin meraih hasil lebih baik pada paruh kedua musim. Pembalap Honda Team Asia itu tidak hanya membawa modal dua hasil solid sebelum jeda musim panas, tetapi juga fokus pada tiga hal utama: meningkatkan kondisi fisik, menjaga konsistensi perebutan poin, dan tetap tenang dalam persaingan dengan Brian Uriarte serta Hakim Danish.
Langkah pertama yang ditekankan Veda adalah pembenahan fisik saat jeda pertengahan musim. Setelah rangkaian balapan awal yang padat, ia menyebut banyak pelajaran didapat dari separuh musim pertamanya di Moto3, lalu mengarahkan persiapan ke latihan peningkatan fisik agar lebih siap menghadapi fase berikutnya yang kembali rapat dan menuntut.
Selain itu, Veda juga memilih tidak terpaku hanya pada perburuan gelar rookie of the year. Sikap itu penting karena persaingan debutan musim ini sangat ketat.
Dengan tidak menjadikan label rookie sebagai satu-satunya fokus, Veda berupaya menjaga pendekatan yang lebih stabil: memaksimalkan setiap akhir pekan balapan, mengumpulkan poin sebanyak mungkin, dan mengurangi kesalahan yang bisa menghilangkan momentum.
Pendekatan tersebut terlihat masuk akal jika menengok dua balapan terakhir sebelum jeda. Di Brno pada Minggu, 21 Juni 2026, Veda bangkit dari posisi start ke-20 akibat penalti dan finis kelima.
Setelah itu, di Sachsenring pada Minggu, 12 Juli 2026, ia kembali meraup poin lewat finis kedelapan. Dua hasil itu menjadi fondasi penting karena menunjukkan Veda tetap bisa kompetitif saat balapan berjalan dinamis dan penuh duel.
Koreksi Target di Tengah Persaingan Rookie
Jika melihat klasemen sementara setelah GP Jerman pada 12 Juli 2026, konteks persaingan Veda menjelang Silverstone sebenarnya sedikit berbeda. Veda sudah naik ke posisi keenam klasemen Moto3 dengan 90 poin.
Ia unggul empat poin atas Hakim Danish yang berada di posisi ketujuh dengan 86 poin, tetapi masih tertinggal 37 poin dari Brian Uriarte yang menempati posisi kedua dengan 127 poin.
Artinya, target realistis Veda menuju Moto3 Inggris bukan semata mengejar dua rival sekaligus dalam posisi yang sama. Untuk saat ini, ia lebih tepat disebut sedang menempel Brian Uriarte sambil berusaha mempertahankan keunggulan tipis atas Hakim Danish.
Karena itu, langkah terpentingnya menuju Silverstone adalah menjaga ritme finis di zona poin besar dan, jika memungkinkan, kembali menembus lima besar.
Silverstone sendiri menjadi ujian penting karena paruh kedua musim dimulai dari sana. Jika Veda mampu melanjutkan konsistensi seperti di Brno dan Sachsenring, peluang untuk memangkas jarak dari Uriarte akan tetap terbuka. Pada saat yang sama, hasil kuat di Inggris juga bisa menjadi cara paling aman untuk menahan tekanan Danish dalam duel rookie Asia yang sejauh ini berjalan sangat rapat.
Jadwal Moto3 dan MotoGP Inggris 2026 (WITA)
Jumat, 7 Agustus 2026
17.00-17.35 WITA: FP1 Moto3
17.50-18.30 WITA: FP1 Moto2
18.45-19.30 WITA: FP1 MotoGP
20.40-21.00 WITA: FP1 Baggers
21.15-21.50 WITA: Practice Moto3
22.05-22.45 WITA: Practice Moto2
23.00-00.00 WITA: Practice MotoGP

