Basri K Minta Maaf ke Bupati Gowa Husniah Talenrang, Siap Penuhi Panggilan Polda Sulsel

SulawesiPos.com – Muhammad Basri alias Basri Kajang akhirnya muncul ke publik melalui video yang beredar pada Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam pernyataan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, keluarga besar bupati, serta masyarakat Kabupaten Gowa, sekaligus menegaskan kesiapannya mengikuti proses hukum yang sedang berjalan terkait penyelidikan dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis.

Basri mengakui polemik yang berkembang belakangan telah menimbulkan kegaduhan dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

“Pada kesempatan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya, Muhammad Basri, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa serta keluarga besar Ibu Bupati Gowa. Saya menyadari sepenuhnya bahwa belakangan ini nama saya telah menimbulkan kegaduhan, kekecewaan, dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat,” ujar Basri.

Dalam video tersebut, Basri juga menegaskan akan bersikap kooperatif terhadap proses penyidikan yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:  Usai Tetapkan Tersangka, Kejagung Geledah Perusahaan Milik Terduga Penyimpangan Ekspor CPO

Ia memastikan akan memenuhi panggilan penyidik dalam waktu dekat.

“Saya menyatakan dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak mana pun, siap hadir memenuhi panggilan penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel dalam waktu yang tidak lama lagi, mungkin sekitar dua hingga tiga hari ke depan,” katanya.

Basri turut membantah akan menghindari proses hukum.

Menurutnya, ia siap memberikan seluruh keterangan yang dibutuhkan penyidik.

SulawesiPos.com – Muhammad Basri alias Basri Kajang akhirnya muncul ke publik melalui video yang beredar pada Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam pernyataan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, keluarga besar bupati, serta masyarakat Kabupaten Gowa, sekaligus menegaskan kesiapannya mengikuti proses hukum yang sedang berjalan terkait penyelidikan dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis.

Basri mengakui polemik yang berkembang belakangan telah menimbulkan kegaduhan dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

“Pada kesempatan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya, Muhammad Basri, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa serta keluarga besar Ibu Bupati Gowa. Saya menyadari sepenuhnya bahwa belakangan ini nama saya telah menimbulkan kegaduhan, kekecewaan, dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat,” ujar Basri.

Dalam video tersebut, Basri juga menegaskan akan bersikap kooperatif terhadap proses penyidikan yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:  KPK Tahan Gus Alex, Diduga Terlibat Fee Kuota Haji hingga Puluhan Juta per Jamaah

Ia memastikan akan memenuhi panggilan penyidik dalam waktu dekat.

“Saya menyatakan dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak mana pun, siap hadir memenuhi panggilan penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel dalam waktu yang tidak lama lagi, mungkin sekitar dua hingga tiga hari ke depan,” katanya.

Basri turut membantah akan menghindari proses hukum.

Menurutnya, ia siap memberikan seluruh keterangan yang dibutuhkan penyidik.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru