Meratus Pematang Siantar Evakuasi 111 Korban, Total 232 Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Diselamatkan

SulawesiPos.com, Sumenep – Enam armada yang berada paling dekat dengan lokasi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 menjadi penyelamat pertama bagi ratusan penumpang di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 2 Agustus 2026.

Saat kobaran api melalap kapal rute Surabaya-Makassar tersebut, kapal-kapal sipil yang tengah beroperasi di sekitar lokasi bergerak cepat memberikan pertolongan sebelum unsur SAR gabungan tiba secara penuh.

Data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 17.00 WIB mencatat 232 korban berhasil dievakuasi, dengan 227 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

Proses pencarian dan pendataan masih terus dilakukan sehingga jumlah korban masih berpotensi berubah.

Meratus Pematang Siantar Evakuasi Korban Terbanyak

Di antara enam armada yang terlibat, Meratus Pematang Siantar menjadi penyelamat dengan jumlah korban terbanyak.

Kapal niaga tersebut mengevakuasi 111 orang, terdiri atas 109 penumpang selamat dan dua korban meninggal dunia.

Armada itu menjadi salah satu yang pertama mencapai titik kebakaran ketika asap hitam masih membumbung dari badan KMP Mutiara Sentosa 2.

BACA JUGA:  Update Tragedi Bekasi Timur! 81 Luka, Tiga Penumpang Masih Terjepit di Bangkai Kereta

Keberadaannya memberi kesempatan bagi puluhan penumpang untuk segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Peran penting berikutnya datang dari TB Hasnur 26.

Kapal tunda tersebut mengevakuasi 66 orang, terdiri atas 65 penumpang selamat dan satu korban meninggal dunia.

Sebagian korban dievakuasi setelah nekat melompat ke laut karena tidak lagi mampu bertahan di atas kapal yang terbakar.

Empat Armada Lain Perkuat Penyelamatan

Selain dua armada utama itu, Meratus Project 3 ikut mengangkut 14 orang, terdiri atas 13 penumpang selamat dan satu korban meninggal dunia.

SulawesiPos.com, Sumenep – Enam armada yang berada paling dekat dengan lokasi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 menjadi penyelamat pertama bagi ratusan penumpang di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 2 Agustus 2026.

Saat kobaran api melalap kapal rute Surabaya-Makassar tersebut, kapal-kapal sipil yang tengah beroperasi di sekitar lokasi bergerak cepat memberikan pertolongan sebelum unsur SAR gabungan tiba secara penuh.

Data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 17.00 WIB mencatat 232 korban berhasil dievakuasi, dengan 227 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

Proses pencarian dan pendataan masih terus dilakukan sehingga jumlah korban masih berpotensi berubah.

Meratus Pematang Siantar Evakuasi Korban Terbanyak

Di antara enam armada yang terlibat, Meratus Pematang Siantar menjadi penyelamat dengan jumlah korban terbanyak.

Kapal niaga tersebut mengevakuasi 111 orang, terdiri atas 109 penumpang selamat dan dua korban meninggal dunia.

Armada itu menjadi salah satu yang pertama mencapai titik kebakaran ketika asap hitam masih membumbung dari badan KMP Mutiara Sentosa 2.

BACA JUGA:  KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Evakuasi Sekitar 250 Penumpang Masih Berlangsung

Keberadaannya memberi kesempatan bagi puluhan penumpang untuk segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Peran penting berikutnya datang dari TB Hasnur 26.

Kapal tunda tersebut mengevakuasi 66 orang, terdiri atas 65 penumpang selamat dan satu korban meninggal dunia.

Sebagian korban dievakuasi setelah nekat melompat ke laut karena tidak lagi mampu bertahan di atas kapal yang terbakar.

Empat Armada Lain Perkuat Penyelamatan

Selain dua armada utama itu, Meratus Project 3 ikut mengangkut 14 orang, terdiri atas 13 penumpang selamat dan satu korban meninggal dunia.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru