Sementara KM Transco Arafura menyelamatkan 17 penumpang, sedangkan KM Prakarsa Mas dan KM SC Aila XVII masing-masing mengevakuasi tujuh penumpang.
Keterlibatan enam armada tersebut menjadi faktor penting dalam penyelamatan ratusan penumpang pada fase awal kebakaran.
Sebelum kapal-kapal SAR, TNI AL, KPLP, dan unsur maritim lainnya tiba, armada sipil yang berada di sekitar lokasi lebih dulu melakukan pemindahan korban dari atas kapal maupun dari laut.
Berpacu dengan Waktu di Tengah Kobaran Api
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.45 WIB atau sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi.
Saat api membesar, sebagian penumpang bertahan di anjungan, sementara lainnya memilih melompat ke laut demi menyelamatkan diri.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit PH, mengatakan pendataan korban masih terus dilakukan karena operasi pencarian belum selesai.
“Pendataan korban masih terus dilakukan seiring proses pencarian dan evakuasi yang masih berlangsung,” kata Nanang.
Hingga Senin pagi, tim SAR gabungan masih menyisir perairan sekitar lokasi kejadian untuk memastikan seluruh penumpang telah ditemukan.
Sementara itu, penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

