Sungai di Jantung Kota Bone Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata, Bupati Ajak Warga Jaga Kebersihan

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone berencana menata kawasan sungai di jantung Kota Watampone menjadi destinasi wisata baru yang bersih, indah, dan menjadi ruang publik bagi masyarakat.

Penataan kawasan sungai tersebut diawali dengan kegiatan normalisasi sungai yang dilaksanakan pada Minggu (2/8/2026).

Kegiatan ini melibatkan seluruh instansi pemerintahan Lingkup Pemkab Bone dan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mengembalikan fungsi sungai agar tetap terjaga.

Ke depan, kawasan sungai akan dipercantik dengan pembangunan taman di sisi kiri dan kanan bantaran. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan wajah baru kota yang lebih asri sekaligus menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.

“Rencananya kawasan sungai ini akan ditata menjadi destinasi wisata. Di sisi kiri dan kanan sungai akan dibuatkan taman. Sungai ini akan dipercantik sehingga menambah keindahan kota dan tetap bersih,” ungkap Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman diamini Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin usai kegiatan normalisasi sungai.

BACA JUGA:  Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Bupati Bone Perintahkan MBG Serap Tenaga Kerja Warga Kurang Mampu

Bupati dan Wakil bupati menggunakan perahu karet sembari memberikan instruksi kepada masyarakat yang ikut kerja bakti.

Usai kegiatan normalisasi, rangkaian Semarak Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dilanjutkan dengan lomba dayung yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bone.

Lomba dayung tersebut menjadi agenda tahunan yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan warga terhadap sungai sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat Bone.

“Kita ingin mengajak masyarakat mencintai sungai. Karena sungai ini bukan hanya aset lingkungan, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian masyarakat di wilayah hilir,” pungkasnya.

Suasana lomba berlangsung meriah dengan antusiasme peserta dan warga yang memadati bantaran sungai untuk menyaksikan perlombaan. Gelak tawa dan sorak-sorai penonton menambah semarak perayaan kemerdekaan yang tahun ini dikemas dengan semangat menjaga lingkungan.

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone berencana menata kawasan sungai di jantung Kota Watampone menjadi destinasi wisata baru yang bersih, indah, dan menjadi ruang publik bagi masyarakat.

Penataan kawasan sungai tersebut diawali dengan kegiatan normalisasi sungai yang dilaksanakan pada Minggu (2/8/2026).

Kegiatan ini melibatkan seluruh instansi pemerintahan Lingkup Pemkab Bone dan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mengembalikan fungsi sungai agar tetap terjaga.

Ke depan, kawasan sungai akan dipercantik dengan pembangunan taman di sisi kiri dan kanan bantaran. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan wajah baru kota yang lebih asri sekaligus menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.

“Rencananya kawasan sungai ini akan ditata menjadi destinasi wisata. Di sisi kiri dan kanan sungai akan dibuatkan taman. Sungai ini akan dipercantik sehingga menambah keindahan kota dan tetap bersih,” ungkap Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman diamini Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin usai kegiatan normalisasi sungai.

BACA JUGA:  Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Bupati Bone Perintahkan MBG Serap Tenaga Kerja Warga Kurang Mampu

Bupati dan Wakil bupati menggunakan perahu karet sembari memberikan instruksi kepada masyarakat yang ikut kerja bakti.

Usai kegiatan normalisasi, rangkaian Semarak Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dilanjutkan dengan lomba dayung yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bone.

Lomba dayung tersebut menjadi agenda tahunan yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan warga terhadap sungai sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat Bone.

“Kita ingin mengajak masyarakat mencintai sungai. Karena sungai ini bukan hanya aset lingkungan, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian masyarakat di wilayah hilir,” pungkasnya.

Suasana lomba berlangsung meriah dengan antusiasme peserta dan warga yang memadati bantaran sungai untuk menyaksikan perlombaan. Gelak tawa dan sorak-sorai penonton menambah semarak perayaan kemerdekaan yang tahun ini dikemas dengan semangat menjaga lingkungan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru