Ketua DPRD Andi Tenri Walinonong Absen Rapat Forkopimda Usai Dipolisikan, DPRD Tak Kirim Wakil

SulawesiPos.com – Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong tidak menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda di Baruga Lateya Riduni, Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin, 27 Juli 2026, setelah dilaporkan ke polisi atas dugaan menganiaya staf Sekretariat DPRD Bone, Yuli Nofita Sari (29). Bukan hanya ketuanya yang absen, DPRD Bone juga tidak mengirim satu pun wakil ke forum yang dirangkaikan dengan pengukuhan Tim Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di 27 kecamatan se-Kabupaten Bone itu.

Kepala Kesbangpol Bone Andi Gunadil Ukra mengatakan forum tersebut memang mengundang Ketua DPRD Bone sebagai bagian dari unsur Forkopimda. Namun hingga rapat berlangsung, pihaknya tidak menerima kehadiran ataupun konfirmasi dari unsur DPRD.

“Diundang (ketua DPRD Bone), karena Forkopimda. Ketua DPRD yang diundang,” ujar Andi Gunadil Ukra kepada detikSulsel, Senin, 27 Juli 2026.

Ia mengaku tidak mengetahui alasan Andi Tenri tidak datang. Menurut dia, tidak ada pula anggota DPRD Bone lain yang hadir untuk mewakili lembaga legislatif dalam forum tersebut.

BACA JUGA:  Pendaki Cedera Tulang Ekor usai Terjatuh di Gunung Bulu Baria Gowa Dievakuasi Tim SAR

“Tidak ada anggota DPRD yang hadir. Tidak ada juga konfirmasinya,” kata Andi Gunadil.

Rapat itu tetap berjalan dengan kehadiran unsur Forkopimda lainnya, mulai dari Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Kepala BNNK Bone AKBP Risman Sani, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Wakapolres Bone Kompol Antonius, hingga perwakilan Pengadilan Negeri Bone dan Kejaksaan Negeri Bone.

“Yang Forkopimda lain ada semua perwakilannya. Ketua DPRD saja tidak ada,” sambung Andi Gunadil.

Dilaporkan Usai Dugaan Penganiayaan di Kantin DPRD

Absennya Andi Tenri terjadi beberapa hari setelah ia dilaporkan ke Polres Bone atas dugaan penganiayaan terhadap Yuli Nofita Sari, staf Sekretariat DPRD Bone yang juga berstatus PPPK paruh waktu. Laporan itu dibuat pada Rabu malam, 22 Juli 2026.

Menurut keterangan Yuli kepada detikSulsel, peristiwa itu bermula saat dirinya dipanggil ke kantin DPRD Bone. Ia mengaku mendapat perlakuan kasar setelah persoalan hidangan kue untuk tamu dipersoalkan.

BACA JUGA:  Pesan Tegas Amran di Mubes IKA Unhas: Pemimpin Hebat Harus Beradab

“Sudah saya laporkan ibu Ketua DPRD Bone secara resmi di Polres Bone. Laporanku soal penganiayaan,” ujar Yuli.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan sebelumnya membenarkan laporan tersebut dan menyatakan perkara itu sudah masuk dalam proses penyelidikan. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara di kantin DPRD Bone untuk mencocokkan keterangan korban dengan kondisi lokasi.

SulawesiPos.com – Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong tidak menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda di Baruga Lateya Riduni, Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin, 27 Juli 2026, setelah dilaporkan ke polisi atas dugaan menganiaya staf Sekretariat DPRD Bone, Yuli Nofita Sari (29). Bukan hanya ketuanya yang absen, DPRD Bone juga tidak mengirim satu pun wakil ke forum yang dirangkaikan dengan pengukuhan Tim Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di 27 kecamatan se-Kabupaten Bone itu.

Kepala Kesbangpol Bone Andi Gunadil Ukra mengatakan forum tersebut memang mengundang Ketua DPRD Bone sebagai bagian dari unsur Forkopimda. Namun hingga rapat berlangsung, pihaknya tidak menerima kehadiran ataupun konfirmasi dari unsur DPRD.

“Diundang (ketua DPRD Bone), karena Forkopimda. Ketua DPRD yang diundang,” ujar Andi Gunadil Ukra kepada detikSulsel, Senin, 27 Juli 2026.

Ia mengaku tidak mengetahui alasan Andi Tenri tidak datang. Menurut dia, tidak ada pula anggota DPRD Bone lain yang hadir untuk mewakili lembaga legislatif dalam forum tersebut.

BACA JUGA:  Pendaki Cedera Tulang Ekor usai Terjatuh di Gunung Bulu Baria Gowa Dievakuasi Tim SAR

“Tidak ada anggota DPRD yang hadir. Tidak ada juga konfirmasinya,” kata Andi Gunadil.

Rapat itu tetap berjalan dengan kehadiran unsur Forkopimda lainnya, mulai dari Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Kepala BNNK Bone AKBP Risman Sani, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Wakapolres Bone Kompol Antonius, hingga perwakilan Pengadilan Negeri Bone dan Kejaksaan Negeri Bone.

“Yang Forkopimda lain ada semua perwakilannya. Ketua DPRD saja tidak ada,” sambung Andi Gunadil.

Dilaporkan Usai Dugaan Penganiayaan di Kantin DPRD

Absennya Andi Tenri terjadi beberapa hari setelah ia dilaporkan ke Polres Bone atas dugaan penganiayaan terhadap Yuli Nofita Sari, staf Sekretariat DPRD Bone yang juga berstatus PPPK paruh waktu. Laporan itu dibuat pada Rabu malam, 22 Juli 2026.

Menurut keterangan Yuli kepada detikSulsel, peristiwa itu bermula saat dirinya dipanggil ke kantin DPRD Bone. Ia mengaku mendapat perlakuan kasar setelah persoalan hidangan kue untuk tamu dipersoalkan.

BACA JUGA:  Culture Shock saat ke Sulsel, Kenapa Selalu Pakai Jeruk Nipis di Makanan?

“Sudah saya laporkan ibu Ketua DPRD Bone secara resmi di Polres Bone. Laporanku soal penganiayaan,” ujar Yuli.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan sebelumnya membenarkan laporan tersebut dan menyatakan perkara itu sudah masuk dalam proses penyelidikan. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara di kantin DPRD Bone untuk mencocokkan keterangan korban dengan kondisi lokasi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru