Geng Motor Lepas Busur di Bontoala Makassar, Pengendara Jatuh Saat Hindari Serangan

SulawesiPos.com – Serangan busur panah yang diduga dilakukan sekelompok pemuda bermotor di Jalan Kandea III, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 04.05 WITA, membuat seorang pengendara jatuh saat berusaha menghindar.

Insiden itu juga memicu kepanikan di lokasi hingga satu sepeda motor dirusak dan kaca belakang mobil warga pecah.

Polisi menyebut penyerangan bermula ketika rombongan pemuda bermotor melintas sambil menggeber kendaraan dan melepaskan anak panah ke arah warga.

Situasi itu membuat pengendara yang menjadi sasaran berusaha menyelamatkan diri, tetapi justru terjatuh di jalan.

“Kejadian penyerangan dipicu aksi provokasi dari sekelompok pemuda bermotor yang melintas sambil menggeber kendaraan dan melepaskan anak panah atau busur ke arah warga,” ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin dalam keterangannya, Minggu, 26 Juli 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar 20 sepeda motor berboncengan melintas dari arah Jalan Masjid Raya menuju Jalan Kandea III.

Saat melintas, rombongan itu diduga langsung melontarkan busur ke arah seorang pengendara motor.

BACA JUGA:  Gasak Uang Angpao Rp50 Juta, Pemuda di Makassar Diringkus Kurang dari 24 Jam

“Saksi melihat sekitar 20 unit sepeda motor berboncengan melintas dan langsung melontarkan anak panah atau busur ke arahnya. Korban kemudian berusaha menghindar hingga terjatuh dari sepeda motornya,” kata Wahiduddin.

Setelah kejadian, kelompok pemuda bermotor itu disebut berbalik arah meninggalkan lokasi.

Dalam suasana panik, salah satu pengendara meninggalkan motornya di tempat. Kendaraan itu kemudian dirusak warga yang menduga motor tersebut milik pelaku.

SulawesiPos.com – Serangan busur panah yang diduga dilakukan sekelompok pemuda bermotor di Jalan Kandea III, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 04.05 WITA, membuat seorang pengendara jatuh saat berusaha menghindar.

Insiden itu juga memicu kepanikan di lokasi hingga satu sepeda motor dirusak dan kaca belakang mobil warga pecah.

Polisi menyebut penyerangan bermula ketika rombongan pemuda bermotor melintas sambil menggeber kendaraan dan melepaskan anak panah ke arah warga.

Situasi itu membuat pengendara yang menjadi sasaran berusaha menyelamatkan diri, tetapi justru terjatuh di jalan.

“Kejadian penyerangan dipicu aksi provokasi dari sekelompok pemuda bermotor yang melintas sambil menggeber kendaraan dan melepaskan anak panah atau busur ke arah warga,” ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin dalam keterangannya, Minggu, 26 Juli 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar 20 sepeda motor berboncengan melintas dari arah Jalan Masjid Raya menuju Jalan Kandea III.

Saat melintas, rombongan itu diduga langsung melontarkan busur ke arah seorang pengendara motor.

BACA JUGA:  Pohon Tumbang di Tupai dan Bajiminasa Makassar, Jalan Lumpuh-Motor Rusak

“Saksi melihat sekitar 20 unit sepeda motor berboncengan melintas dan langsung melontarkan anak panah atau busur ke arahnya. Korban kemudian berusaha menghindar hingga terjatuh dari sepeda motornya,” kata Wahiduddin.

Setelah kejadian, kelompok pemuda bermotor itu disebut berbalik arah meninggalkan lokasi.

Dalam suasana panik, salah satu pengendara meninggalkan motornya di tempat. Kendaraan itu kemudian dirusak warga yang menduga motor tersebut milik pelaku.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru