Kejar Target Akhir Juni, Perumda Air Minum Makassar Pacu Operasional Pompa Sungai Moncongloe

SulawesiPos.com – Perumda Air Minum Kota Makassar mempercepat penyelesaian pembangunan sistem pompa air baku di Sungai Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (25/6/2026). Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi potensi krisis air bersih sekaligus memperkuat pasokan air baku bagi pelanggan di Kota Makassar. Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Juni 2026.

Peninjauan langsung dilakukan Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Makassar, Andi Syahrum, bersama jajaran direksi guna memastikan progres pekerjaan sesuai dengan target operasional yang telah ditetapkan.

Andi Syahrum menegaskan, keberadaan pompa air baku baru ini menjadi elemen krusial dalam menjaga kontinuitas layanan air bersih.

Sistem tersebut akan berfungsi sebagai sumber tambahan pasokan menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA), terutama saat debit air dari sumber utama mengalami penurunan.

“Tahun-tahun sebelumnya kebutuhan tambahan air baku masih dibantu oleh pompa lama. Namun tahun ini pompa tersebut mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat digunakan, sementara kami menunggu penyelesaian sistem pompa yang baru,” katanya.

BACA JUGA:  WASPADA! Modus Jual Sandal Berkedok Anak Sakit Kembali Marak di Makassar

Kondisi tersebut, lanjut dia, sempat berdampak pada penurunan pasokan air baku ke instalasi pengolahan dan berpengaruh terhadap pelayanan pelanggan di sejumlah wilayah Kota Makassar.

Progres Pekerjaan dan Komitmen Kontraktor

Meski progres pembangunan terus berjalan, masih terdapat sejumlah pekerjaan teknis yang harus diselesaikan. Di antaranya penyambungan tiga unit pompa ke sistem utama, penyediaan jaringan listrik, serta penyelesaian sambungan pipa di bagian akhir jalur distribusi.

“Kami memastikan komitmen PT Teraya agar akhir Juni ini pompa di Manggala sudah dapat berfungsi. Masih ada beberapa pekerjaan tersisa, tetapi kami sudah meminta percepatan agar penyambungan jaringan bisa segera diselesaikan,” ujar Andi Syahrum.

Manajemen Perumda Air Minum Makassar, kata dia, akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan rutin di lapangan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan rampung sesuai jadwal.

Perumda Air Minum Makassar menargetkan setidaknya satu unit pompa dapat menjalani uji coba operasional pada akhir Juni, sebelum seluruh sistem beroperasi penuh.

BACA JUGA:  Angka Kemiskinan Sulsel Turun 7,43 Persen, Makassar Terendah Se-Provinsi

Jika telah berfungsi, sistem pompa air baku Sungai Moncongloe akan menjadi sumber tambahan pasokan yang diprioritaskan untuk memperkuat distribusi air bersih di wilayah utara Kota Makassar, kawasan Kerung-Kerung, serta kawasan timur kota yang selama ini masih membutuhkan tambahan debit air.

“Pompa ini nantinya akan membantu pelayanan untuk wilayah utara, Kerung-Kerung, dan kawasan timur Kota Makassar,” pungkas Andi Syahrum.

SulawesiPos.com – Perumda Air Minum Kota Makassar mempercepat penyelesaian pembangunan sistem pompa air baku di Sungai Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (25/6/2026). Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi potensi krisis air bersih sekaligus memperkuat pasokan air baku bagi pelanggan di Kota Makassar. Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Juni 2026.

Peninjauan langsung dilakukan Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Makassar, Andi Syahrum, bersama jajaran direksi guna memastikan progres pekerjaan sesuai dengan target operasional yang telah ditetapkan.

Andi Syahrum menegaskan, keberadaan pompa air baku baru ini menjadi elemen krusial dalam menjaga kontinuitas layanan air bersih.

Sistem tersebut akan berfungsi sebagai sumber tambahan pasokan menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA), terutama saat debit air dari sumber utama mengalami penurunan.

“Tahun-tahun sebelumnya kebutuhan tambahan air baku masih dibantu oleh pompa lama. Namun tahun ini pompa tersebut mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat digunakan, sementara kami menunggu penyelesaian sistem pompa yang baru,” katanya.

BACA JUGA:  Enam Kecamatan di Makassar Terancam Kekeringan 2026, BPBD Siapkan Langkah Antisipasi Sejak Dini

Kondisi tersebut, lanjut dia, sempat berdampak pada penurunan pasokan air baku ke instalasi pengolahan dan berpengaruh terhadap pelayanan pelanggan di sejumlah wilayah Kota Makassar.

Progres Pekerjaan dan Komitmen Kontraktor

Meski progres pembangunan terus berjalan, masih terdapat sejumlah pekerjaan teknis yang harus diselesaikan. Di antaranya penyambungan tiga unit pompa ke sistem utama, penyediaan jaringan listrik, serta penyelesaian sambungan pipa di bagian akhir jalur distribusi.

“Kami memastikan komitmen PT Teraya agar akhir Juni ini pompa di Manggala sudah dapat berfungsi. Masih ada beberapa pekerjaan tersisa, tetapi kami sudah meminta percepatan agar penyambungan jaringan bisa segera diselesaikan,” ujar Andi Syahrum.

Manajemen Perumda Air Minum Makassar, kata dia, akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan rutin di lapangan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan rampung sesuai jadwal.

Perumda Air Minum Makassar menargetkan setidaknya satu unit pompa dapat menjalani uji coba operasional pada akhir Juni, sebelum seluruh sistem beroperasi penuh.

BACA JUGA:  Tangan Buruh Penggiling Daging Terjepit Mesin di Makassar, Damkar Turun Tangan hingga Ruang Operasi

Jika telah berfungsi, sistem pompa air baku Sungai Moncongloe akan menjadi sumber tambahan pasokan yang diprioritaskan untuk memperkuat distribusi air bersih di wilayah utara Kota Makassar, kawasan Kerung-Kerung, serta kawasan timur kota yang selama ini masih membutuhkan tambahan debit air.

“Pompa ini nantinya akan membantu pelayanan untuk wilayah utara, Kerung-Kerung, dan kawasan timur Kota Makassar,” pungkas Andi Syahrum.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru