Polisi Amankan Tiga Pemuda Bersenjata Samurai di Makassar saat Patroli Dini Hari

SulawesiPos.com – Polisi menggagalkan rencana penyerangan yang diduga akan dilakukan tiga pemuda di sebuah kawasan perumahan di Makassar, Sulawesi Selatan. Ketiganya diamankan aparat saat patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Kecamatan Biringkanaya, Rabu (24/6/2026) dini hari, berikut satu bilah senjata tajam jenis samurai yang disita sebagai barang bukti.

Pengungkapan kasus ini bermula ketika polisi menerima laporan masyarakat terkait gerak-gerik mencurigakan di lingkungan perumahan.

Petugas patroli kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Petugas segera bergerak menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pemuda yang dimaksud,” kata Kapolsek Biringkanaya Setiawan A. Malik, Rabu (24/6).

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu bilah senjata tajam jenis samurai lengkap dengan sarungnya.

Senjata tersebut diselipkan di pinggang salah seorang pemuda berinisial MP.

Dari hasil pemeriksaan awal, MP mengakui senjata itu bukan sekadar dibawa, melainkan telah disiapkan untuk melakukan aksi kekerasan.

“Berdasarkan hasil interogasi awal, MP mengakui bahwa senjata tajam tersebut rencananya akan digunakan untuk melakukan penyerangan ke salah satu kawasan perumahan di Kecamatan Biringkanaya,” paparnya.

BACA JUGA:  Perempuan Pembakar Toko Emas di Makassar Pernah Beraksi di Jeneponto, Curi 80 Gram Perhiasan

Setiawan menjelaskan, rencana penyerangan itu dipicu motif balas dendam.

Para pelaku diduga menyimpan sakit hati setelah salah seorang rekan mereka mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh kelompok pemuda di wilayah perumahan yang menjadi target.

“Aksi tersebut diduga karena salah seorang rekannya berinisial Jajong mengaku pernah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda dari wilayah tersebut sekitar satu bulan lalu,” ujar Setiawan.

Ketiga pemuda beserta barang bukti kini diamankan di Mapolsek Biringkanaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi memastikan akan menindak tegas segala bentuk aksi kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan warga.

Setiawan menegaskan patroli KRYD akan terus ditingkatkan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing,” pungkas Setiawan.

SulawesiPos.com – Polisi menggagalkan rencana penyerangan yang diduga akan dilakukan tiga pemuda di sebuah kawasan perumahan di Makassar, Sulawesi Selatan. Ketiganya diamankan aparat saat patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Kecamatan Biringkanaya, Rabu (24/6/2026) dini hari, berikut satu bilah senjata tajam jenis samurai yang disita sebagai barang bukti.

Pengungkapan kasus ini bermula ketika polisi menerima laporan masyarakat terkait gerak-gerik mencurigakan di lingkungan perumahan.

Petugas patroli kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Petugas segera bergerak menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pemuda yang dimaksud,” kata Kapolsek Biringkanaya Setiawan A. Malik, Rabu (24/6).

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu bilah senjata tajam jenis samurai lengkap dengan sarungnya.

Senjata tersebut diselipkan di pinggang salah seorang pemuda berinisial MP.

Dari hasil pemeriksaan awal, MP mengakui senjata itu bukan sekadar dibawa, melainkan telah disiapkan untuk melakukan aksi kekerasan.

“Berdasarkan hasil interogasi awal, MP mengakui bahwa senjata tajam tersebut rencananya akan digunakan untuk melakukan penyerangan ke salah satu kawasan perumahan di Kecamatan Biringkanaya,” paparnya.

BACA JUGA:  Aksi Geng Motor Bersenjata Tajam di Makassar Terbongkar, Lima Remaja Diamankan Polisi

Setiawan menjelaskan, rencana penyerangan itu dipicu motif balas dendam.

Para pelaku diduga menyimpan sakit hati setelah salah seorang rekan mereka mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh kelompok pemuda di wilayah perumahan yang menjadi target.

“Aksi tersebut diduga karena salah seorang rekannya berinisial Jajong mengaku pernah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda dari wilayah tersebut sekitar satu bulan lalu,” ujar Setiawan.

Ketiga pemuda beserta barang bukti kini diamankan di Mapolsek Biringkanaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi memastikan akan menindak tegas segala bentuk aksi kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan warga.

Setiawan menegaskan patroli KRYD akan terus ditingkatkan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing,” pungkas Setiawan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru