Penjual Ikan Keliling Tewas Bersimbah Darah di Gowa, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

SulawesiPos.com – Seorang pria yang berprofesi sebagai penjual ikan keliling ditemukan meninggal dunia diduga akibat tindak pembunuhan di Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Korban berinisial SL (60) tewas setelah mengalami luka parah akibat senjata tajam saat berjualan ikan pada Rabu pagi.

Peristiwa tersebut menggemparkan warga sekitar. Suasana haru dan kepanikan menyelimuti lokasi ketika keluarga mengetahui korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di sebuah lapangan desa.

Dari hasil awal penyelidikan, polisi menduga korban dicegat oleh pelaku berinisial JL (57) di tengah perjalanan. Keduanya sempat terlibat adu mulut sebelum situasi memanas dan berujung pada aksi penyerangan menggunakan parang.

Kapolres Gowa Reonald Simanjuntak menyampaikan bahwa motif sementara kasus ini diduga dipicu oleh dendam pribadi yang telah lama terpendam antara korban dan pelaku. Polisi juga mengungkapkan bahwa keduanya sama-sama berprofesi sebagai penjual ikan keliling di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan aparat, pelaku diduga membuntuti korban sebelum akhirnya melancarkan serangan di lokasi kejadian. Usai melakukan aksinya, JL tidak mencoba melarikan diri. Ia justru mendatangi Mapolres Gowa untuk menyerahkan diri sambil membawa senjata tajam yang digunakan dalam penyerangan.

BACA JUGA:  Modus Dukun Pengobatan Palsu, Pria di Gowa Sulsel Cabuli Dua Perempuan

Polisi kemudian langsung mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan intensif. Hingga kini, penyidik masih mendalami secara menyeluruh kronologi kejadian serta latar belakang konflik antara korban dan pelaku.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi untuk keperluan visum. Aparat kepolisian juga terus memeriksa sejumlah saksi guna melengkapi proses penyelidikan kasus pembunuhan tersebut.

SulawesiPos.com – Seorang pria yang berprofesi sebagai penjual ikan keliling ditemukan meninggal dunia diduga akibat tindak pembunuhan di Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Korban berinisial SL (60) tewas setelah mengalami luka parah akibat senjata tajam saat berjualan ikan pada Rabu pagi.

Peristiwa tersebut menggemparkan warga sekitar. Suasana haru dan kepanikan menyelimuti lokasi ketika keluarga mengetahui korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di sebuah lapangan desa.

Dari hasil awal penyelidikan, polisi menduga korban dicegat oleh pelaku berinisial JL (57) di tengah perjalanan. Keduanya sempat terlibat adu mulut sebelum situasi memanas dan berujung pada aksi penyerangan menggunakan parang.

Kapolres Gowa Reonald Simanjuntak menyampaikan bahwa motif sementara kasus ini diduga dipicu oleh dendam pribadi yang telah lama terpendam antara korban dan pelaku. Polisi juga mengungkapkan bahwa keduanya sama-sama berprofesi sebagai penjual ikan keliling di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan aparat, pelaku diduga membuntuti korban sebelum akhirnya melancarkan serangan di lokasi kejadian. Usai melakukan aksinya, JL tidak mencoba melarikan diri. Ia justru mendatangi Mapolres Gowa untuk menyerahkan diri sambil membawa senjata tajam yang digunakan dalam penyerangan.

BACA JUGA:  Seorang Balita Ditemukan Sendirian di Jalan Tanetea, Warga Mengaku Dimarahi Orang Tua Saat Mengantar ke Polsek

Polisi kemudian langsung mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan intensif. Hingga kini, penyidik masih mendalami secara menyeluruh kronologi kejadian serta latar belakang konflik antara korban dan pelaku.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi untuk keperluan visum. Aparat kepolisian juga terus memeriksa sejumlah saksi guna melengkapi proses penyelidikan kasus pembunuhan tersebut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru