Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Selasa, 17 Maret 2026

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan pelemahannya dengan turun sebesar 1,61% ke level 7.022 pada perdagangan Senin (16/3/2026).

Tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks di pasar saham.

Dalam riset MNCS Daily Scope Wave, MNC Sekuritas menyebut target koreksi yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai seiring pelemahan IHSG yang berlanjut.

Secara teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah.

Dengan kondisi tersebut, IHSG dinilai masih berpotensi melanjutkan koreksi menuju rentang 6.745–6.887. Sementara itu, peluang penguatan jangka pendek diperkirakan berada pada area 7.115–7.176.

Adapun level support IHSG berada pada 6.843 dan 6.745, sedangkan resistance berada pada level 7.117 dan 7.239.

Rekomendasi saham

BBCA – Buy on Weakness

BBCA terkoreksi 1,82% ke 6.750 disertai tekanan jual. Saat ini posisi BBCA diperkirakan berada pada bagian dari wave (y) dari wave [ii].

Baca Juga: 
IHSG Kembali Trading Halt, Anjlok 8% Kurang dari 30 Menit Usai Pembukaan

Buy on Weakness: 6.600–6.700

Target Price: 6.925, 7.275

Stoploss: below 6.525

INDY – Buy on Weakness

INDY melemah 6,08% ke 3.400 dengan tekanan jual yang meningkat. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (A) pada label hitam atau wave (4) pada label merah.

Buy on Weakness: 3.050–3.360

Target Price: 3.710, 4.090

Stoploss: below 2.930

SUPA – Buy on Weakness

SUPA menguat 1,23% ke 825 disertai peningkatan volume pembelian. Pergerakan saham ini diperkirakan berada di akhir wave (5) dari wave [C].

Buy on Weakness: 780–815

Target Price: 860, 955

Stoploss: di bawah 745

TINS – Spec Buy

TINS terkoreksi 4,72% ke 3.230 dan masih didominasi tekanan jual. Selama mampu bertahan di atas 3.010 sebagai stoploss, posisi TINS diperkirakan berada di akhir wave 2 dari wave (5).

Spec Buy: 3.080–3.210

Target Price: 3.530, 4.040

Stoploss: di bawah 3.010

Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan pelemahannya dengan turun sebesar 1,61% ke level 7.022 pada perdagangan Senin (16/3/2026).

Tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks di pasar saham.

Dalam riset MNCS Daily Scope Wave, MNC Sekuritas menyebut target koreksi yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai seiring pelemahan IHSG yang berlanjut.

Secara teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah.

Dengan kondisi tersebut, IHSG dinilai masih berpotensi melanjutkan koreksi menuju rentang 6.745–6.887. Sementara itu, peluang penguatan jangka pendek diperkirakan berada pada area 7.115–7.176.

Adapun level support IHSG berada pada 6.843 dan 6.745, sedangkan resistance berada pada level 7.117 dan 7.239.

Rekomendasi saham

BBCA – Buy on Weakness

BBCA terkoreksi 1,82% ke 6.750 disertai tekanan jual. Saat ini posisi BBCA diperkirakan berada pada bagian dari wave (y) dari wave [ii].

Baca Juga: 
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham di Perdagangan Besok 26 Januari 2026

Buy on Weakness: 6.600–6.700

Target Price: 6.925, 7.275

Stoploss: below 6.525

INDY – Buy on Weakness

INDY melemah 6,08% ke 3.400 dengan tekanan jual yang meningkat. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (A) pada label hitam atau wave (4) pada label merah.

Buy on Weakness: 3.050–3.360

Target Price: 3.710, 4.090

Stoploss: below 2.930

SUPA – Buy on Weakness

SUPA menguat 1,23% ke 825 disertai peningkatan volume pembelian. Pergerakan saham ini diperkirakan berada di akhir wave (5) dari wave [C].

Buy on Weakness: 780–815

Target Price: 860, 955

Stoploss: di bawah 745

TINS – Spec Buy

TINS terkoreksi 4,72% ke 3.230 dan masih didominasi tekanan jual. Selama mampu bertahan di atas 3.010 sebagai stoploss, posisi TINS diperkirakan berada di akhir wave 2 dari wave (5).

Spec Buy: 3.080–3.210

Target Price: 3.530, 4.040

Stoploss: di bawah 3.010

Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru